Sukabumi.suara.com - Pada Rabu (26/10/2022) 4 orang warga Desa Tegalbuleud, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi hanyut. Diduga keempat orang tersebut hanya karena terbawa arus deras Sungai Cibuni.
Berdasarkan dengan keterangan IPTU Aap Saripudin selaku Kapolsek Tegalbuleud, mengatakan jika kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 12.15 WIB.
Saat itu keempat korban sedang bertugas mengantarkan bambu dari Kampung Legokcau, Desa Rambai menuju Desa Buniasih. Namun naas saat keempatnya menyeberangi Sungai Cibuni debit air sedang deras.
Dalam membawa bambu untuk menyeberangi sungai, keempat korban yaitu S, H, U dan B berinisiatif menggabungkan bambu-bambu tersebut, kemudian diikat seperti rakit. Lalu untuk memudahkannya keempatnya menaiki bambu tersebut untuk dapat menyebrangi Sungai Cibuni.
Namun naas saat ditengah sungai, bambu tersebut tidak berhenti dan terus mengikuti arus deras dari Sungai Cibuni.
Mengetahui bahwa bambu tidak akan berhenti ketiga orang yaitu S, H, dan U melompat dari bambu dan segera berenang ke pinggir sungai. Tetapi B terbawa derasnya arus sungai dan ditemukan di Pesisir Pantai Cikoleh, Kabupaten Cianjur.
Diketahui bahwa B berhasil selamat walaupun terbawa arus deras Sungai Cibuni, Aap mengatakan jika B ditemukan dengan keadaan yang masih kaget.
"Pukul 14.30 WIB, korban berhasil di evakuasi oleh petugas gabungan bersama Forkopimcam bersama warga menuju Puskesmas Tegalbuleud. Korban mengalami shock," ujar Aap kepada sukabumiupdate.com-jaringan suara.com, pad Rabu (26/10).
Warga Desa Tegalbuleud dan desa lainnya dikatakan sudah biasa menghanyutkan barang bawaan di aliran sungai untuk mempermudah pekerjaan. Aap mengimbau agar warga selalu berhati-hati dan selalu memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan dalam beraktivitas terutama dalam menyebrangi sungai.
Baca Juga: Jess No Limit Kena Nyinyir Gegara Main Game: Gak Ada Persiapan Buat Masa Depan
Sumber: sukabumiupdate.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak