Sukabumi.suara.com - Seorang wanita diamankan oleh polisi karena telah mengonsumsi obat penggugur kandungan. Diketahui pelaku merupakan RNA seorang wanita berusia 20 tahun, warga Taman Sari, Jakarta Barat.
Pelaku menggugurkan kandungannya sendiri dengan mengonsumsi obat penggugur kandungan yang ia beli sendiri di toko online.
AKP Roland Olaf Ferdinand selaku Kanit Reskrim Polres Metro Taman Sari mengatakan jika kejadian bermula saat RNA yang ngekos di salah satu kos-kosan di daerah Taman Sari merasa sakit hati dengan sang mantan pacar karena meninggalkan dirinya dalam keadaan mengandung.
RNA pada awalnya hanya mengonsumsi sebanyak 5 butir obat penggugur kandungan. Tetapi karena tidak ada efeknya, pelaku pun kembali meminum sebanyak 5 butir.
“Sampai 10 butir dia minum. Rinciannya 5 butir pertama kali, pas gak ada reaksi minum 5 lagi,” ucap Roland.
Setelah meminum obat tersebut, janin yang ada di rahim RNA pun gugur di kamar mandi. Tetapi karena kamar mandi tersebut milik umum, pelaku lalu membawa jasad janinnya ke kamar.
“Dia merasa mules, lalu brojol di kamar mandi, lalu dibawa ke kamar,” ungkap Roland.
Pelaku pun lalu menelepon sang pacar yaitu RFH untuk membersihkan sang janin. Tetapi karena keduanya yang harus bekerja, mereka meninggalkan janinnya di kamar terlebih dahulu.
Setelah pulang bekerja, janin tersebut kemudian dibawa dari kamar kosan ke daerah Ciracas, Jakarta Timur untuk dikuburkan.
Baca Juga: Lesti Kejora dan Rizky Billar Fokus Rumah Tangga, Manajer Ungkap Nasib Leslar Entertainment
“Sepulang kerja, jenazah bayi dibawa ke Ciracas, gak tau itu ke rumah cowoknya apa gimana, masih didalami, yang jelas dimakamin di dekat musala,” ujar Roland.
Keduanya berhasil ditangkap setelah polisi mendapatkan laporan jika ada pasangan gelap yang membuang mayat bayi di belakang musala yang berada di daerah Ciracas, Jakarta Timur.
Kasus keduanya pun kemudian dilimpahkan ke Polres Metro Taman Sari untuk dilakukan penyelidikan lebih mendalam. AKBP Rohman Yonky Dilatha selaku Kapolsek Metro Taman Sari Polres Metro Jakarta Barat membenarkan adanya pelimpahan kasus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Cari Kendaraan Baru? BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Solusi Pembiayaan yang Lebih Mudah
-
47 Warga Meninggal, Ratusan Rumah Rusak Parah Akibat Gempa di NTT
-
Sering Selingkuh, Alat Kelamin Suami di Lumajang Dipotong Istri
-
Lelah Fisik dan Mental, STY Kasih Porsi Latihan Khusus 6 Pemain Timnas Indonesia di Persija
-
BRI KKB Expo 2026 Digelar Serentak, Ada Beragam Promo untuk Pembelian Kendaraan
-
Wujudkan Mobil Impian, BRI KKB Expo 2026 Tebar Promo Suku Bunga Mulai 1,81 Persen
-
Kronologi Ricuh Hari Damai Aceh di Masjid Baiturrahman, Situasi Panas Saat Ada Teriakan 'Merdeka'
-
Cuma Selangkah ke Stasiun Manggarai, PT KAI Siapkan 1.232 Apartemen Murah
-
BRI KKB Expo 2026 Hadir di 131 Cabang, Tawarkan Promo Pembiayaan Kendaraan dan Mobil Listrik
-
131 Cabang Serentak Gelar BRI KKB Expo 2026, Yuk Wujudkan Mobil Impian