Sukabumi.suara.com - Percepatan dilakukannya KLB PSSI diakui ada tekanan yang medorong untuk segera terlaksananya hal tersebut.
Hal tersebut diakui oleh salah satu anggota Exco PSSI, Hasani Abdulgani yang menyebut bahwa ada tekanan untuk segera melakukan KLB dan pemilihan ketua baru.
"Tekanan pasti ada, tetapi bukan ditekan seperti ditodong pistol," ujar Hasani seperti dilansir ANTARA.
Selain itu percepatan KLB dilakukan atas dasar kemanusiaan terkait peristiwa kelam di Stadion Kanjuruhan, Malang beberapa waktu lalu.
Perihal itulah yan membuat PSSI segera melakukan percepatan KLB dari yang sudah dijadwalkan pada November 2023 mendatang.
"Sebagai manusia kami sedih dengan kejadian tersebut. karena itu kami berpikir daripada menunggu sampai masa kerja kami habis pada November 2023 lebih baik dipercepat saja biar suasana reda. KLB ini dilakukan demi kemanusiaan," tambahnya.
Sejatinya PSSI baru akan mengadakan KLB pada November 2023 mendatang. Sekaligus habisnya masa jabatan para pengurus PSSI.
Tekanan untuk segera melaksanakan KLB salah satunya datang dari TGIPF. TGIPF dalam surat yang dikirm pada 14 Oktober 2022 lalu berisi untuk segera melakukan pemilihan Ketua Umum yang baru.
Menkopolhukam yang juga sekaligus menjadi Ketua TGIPF mengusulkan agar segera dilakukan KLB untuk menentukan Ketua Umum yang baru.
Baca Juga: Sempat Reda, Rumah Wanda Hamidah Kembali Diintimidasi Ratusan Anggota Ormas
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Mengenal Yayasan Bunga Kemboja, Benarkah Vidi Aldiano Mendaftar Jadi Anggota Sebelum Meninggal?
-
Fabio Lefundes: Menurut Kalian, Apakah Persib Bandung Punya Kualitas yang Buruk?
-
Promo JSM Alfamart Diperpanjang, Minyak Goreng 2 Liter Cuma Rp30 Ribuan
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Saham Energi Bersih Dinilai Menjanjikan di Era Transisi Energi
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Lebih Indah dari Dialog di Film, Sheila Dara Janji Tetap Pilih Vidi Aldiano di 10 Ribu Kehidupan
-
Pemerintah Masih Kaji Batas Nikotin dan Tar Produk Tembakau
-
Kuartal I Nihil IPO, BEI Pede Perdagangan Saham Tetap Ngebut