Sukabumi.suara.com - Persidangan dari kasus obstruction of justice yang menewaskan Brigadir J tentunya menarik perhatian berbagai kalangan. Pasalnya hingga sekarang penyebab kematian dari Nofriansyah Yosua Hutabarat sendiri belum diketahui dengan jelas.
Kasus ini tentunya menarik dibahas oleh setiap orang, salah satunya bagi Kriminolog Adrianus Meliala yang mengungkapkan tentang perilaku Putri Candrawathi yang tak terlihat seperti korban pelecehan seksual.
Adrianus mengatakan umumnya untuk korban pelecehan seksual akan menunjukan reaksi psikologis dan reaksi psikis yang khas.
"Secara psikologis, dia mengalami situasi regresi ya mundur dalam arti merasa terpukul, merasa ada yang hilang pada dirinya, tidak berharga, dan kemudian lalu secara persepsi juga lalu menjadi murung dan menganggap bahwa dirinya sudah tidak lagi berguna. Bahkan mau bunuh diri gitu," jelas Adrianus dilansir dari tvOneNews.
Umumnya korban pelecehan seksual secara fisik akan mengalami suatu regresi. Yang mana biasanya mengalami kesulitan dalam makan, tidur, atau sampai dalam keadaan sakit. Adrianus pun mengungkapkan jika tanda-tanda tersebut tidak terlihat pada diri Putri Candrawathi.
"Secara psikis, dalam hal ketika ibu PC pada waktu beberapa hati setelah kasus ini terungkap kan ternyata tidak mau keluar dari rumah, katanya banyak menangis lalu kemudian seperti tegang. Mungkin itu reaksi psikis ya atau fisiknya bisa jadi," ucap Adrianus.
Tetapi, saat dilihat tingkah laku dari Putri saat muncul di Brimob, sampai dengan persidangan dinilai bahwa Putri tidak terlihat seperti korban dari pelecehan seksual.
Adrianus juga sempat menyinggung mengenai kedatangan Putri dari Magelang ke Jakarta. Disana tingkah laku dari Putri menunjukan kalau ia tidak mengalami hal yang mengerikan ketika di Magelang.
Selain itu Adrianus juga mengungkapkan tentang reaksi dari Sambo dan Putri yang bersikeras mengatakan jika terjadi pelecehan seksual saat berada di Magelang. Pernyataan tersebut berulang kali diucapkan oleh keduanya.
"Jadi untuk sementara, kita katakan saja memang ada pelecehan seksual tapi menghasilkan respon-respon yang tidak biasa yang tidak tipikal," ungkapnya.
Ucapan dari Ferdy sambo mengenai pelecehan yang dialami oleh Putri Candrawathi tidak berbanding lurus dengan reaksi yang diberikan oleh Putri selama ini.
Adrianus juga menunggu kesaksian dari pihal Putri di persidangan untuk menjelaskan peristiwa pelecehan tersebut secara gamblang. Setelahnya, apakah hal tersebut bisa dipercaya tidak, hanya perlu disikapi sendiri oleh masyarakat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok
-
Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan
-
RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!
-
Ramalan Keberuntungan Shio Babi Agustus 2026: Ada Peluang Cuan, Tapi Pantang Lakukan Hal Ini!
-
Jelang Muktamar ke-35, Gus Ipul Sebut 501 Cabang dan Wilayah NU Telah Masuk Daftar Peserta Sementara
-
AION UT Black Resmi Melantai di GIIAS 2026 Sebagai Pilihan Mobil Listrik Bergaya Elegan
-
4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru
-
Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru