Sukabumi.suara.com - Pada Minggu (13/11/2022) sekitar pukul 12.00 WIB terjadi hujan deras di Kampung Cingenge, Desa Bojong, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi. Akibat dari hujan deras tersebut terjadi pergerakan tanah yang sebabkan 13 rumah harus berjaga-jaga.
Deni Yudono selaku Camat Kalibunder membenarkan berita tersebut.
"Pergerakan tanah diketahui pukul 12.00 WIB saat hujan deras," ucap Deni Yudono dilansir dari sukabumiupdate.com-jaringan suara.com.
Deni menjelaskan jika dampak dari pergerakan tanah tersebut membuat 13 rumah yang berada di sekitar lokasi terancam dan berstatus siaga.
Dalam kejadian pergerakan tanah ini tidak ada korban jiwa ataupun korban yang mengalami luka-luka.
Ia juga turut mengimbau agar warga selalu waspada dan siaga, takutnya jika hujan terus menerus mengguyur wilayah tersebut akan sebabkan pergeseran tanah semakin parah. Warga pun diminta untuk mengungsi jika intensitas hujan besar, karena meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan.
"Kami masih melakukan pemantauan. Warga diminta tetap waspada dan siaga. Jika hujan terus mengguyur dan intensitas lama, diharapkan mencari tempat yang aman," terang Deni.
Deni menyubutkan untuk ke 13 rumah yang dimiliki warga saat ini masih dihuni dan belum ada warganya yang mengungsi.
Dilansir dari BPBD Kabupaten Bogor, dijelaskan bahwa pergerakan tanah umumnya disebabkan oleh adanya erosi, tanah jenuh air, gempa bumi, dan juga beban berlebih yang ada pada permukaan tanah.
Baca Juga: Bahaya yang Mengancam Jika Terlalu Banyak Konsumsi Es Batu
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Negara Tak Boleh Jadi Algojo, Mengapa Menteri Pigai Larang Polisi Tembak Mati Begundal?
-
Sinopsis Husbands in Action: Misi Penyelamatan Mantan Istri yang Penuh Kekacauan
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion
-
Slank Jadi Kejutan Besar di Java Jazz Festival 2026, Tampil Lagi Setelah 17 Tahun
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Cara Cerdas Kelola Keuangan Jangka Panjang di Tengah Fenomena Gap Literasi Finansial