Sukabumi.Suara.com - CEO PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk, Andre Soelistyo telah mengumumkan kebijakan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal ke karyawannya pada, Jumat (18/11/2022).
Ia menjelaskan manajemen perusahaan akan melakukan reorganisasi perseroan guna mendorong percepatan kemandirian finansial.
Karyawan GOTO yang terkena PHK akan mendapatkan dukungan yang komprehensif selama masa transisi, berupa paket kompensasi yang sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan di tiap negara.
GOTO juga memberikan sejumlah dukungan finansial, antara lain berupa tambahan satu bulan gaji, serta kompensasi pengganti periode pemberitahuan (notice in-lieu).
Lantas, seberapa besar sebenarnya gaji karyawan GOTO?
Berdasarkan laporan riset CGS CIMB, Senin (21/11), pengeluaran GOTO untuk membayar gaji satu karyawan saban bulannya rata-rata Rp47,3 juta, di atas Blibli Rp40 juta, dan Bukalapak Rp31,8 juta. Jumlah itu tentu di luar kompensasi saham.
Per Juni 2022, GOTO memiliki 9.630 karyawan, yang kemudian jelang akhir pekan lalu mengumumkan pemangkasan karyawan sebanyak 1.300 orang atau sekira 20 persen.
CGS CIMB mempertahankan rekomendasi hold saham GOTO dengan target harga Rp204, mencermikan EV/penjualan bersih 7,7 kali.
Risiko terbesar saham GOTO adalah habisnya masa penguncian saham pada 30 November 2022, sedangkan katalis penguatan berasal dari potensi berbaliknya sikap The Federal Reserve dari hawkish menjadi dovish.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan