Sukabumi.suara.com – Pelaku pengeboman di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Rabu (7/12/2022) yaitu Agus Sujatno alias Agus Muslim menambah daftar kelam mengenai terorisme yang terjadi di Indonesia. Dalam kejadian pengeboman tersebut diketahui 11 orang menjadi korban dengan rincian 10 orang anggota polisi dan 1 orang warga sipil . Diantara 10 orang polisi yang menjadi korban, Aiptu Anumerta Sofyan meninggal dunia.
Agus Muslim diketahui merupakan seorang mantan narapidana yang tergabung dalam kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD), dirinya terbukti bersalah setelah meledakan bom panci pada tahun 2017 di Cicendo, Kota Bandung.
Polri pun segera bergerak cepat untuk menyelidiki kasus bom bunuh diri tersebut. Sebanyak 18 orang diperiksa. 3 diantaranya merupakan anggota keluarga dari pelaku. Pemeriksaan 3 orang anggota keluarga dari pelaku dibenarkan oleh Brigjen Pol Ahmad Ramadan selaku Karopenmas Divisi Humas Polri. Ahmad Ramadhan mengatakan keluarga pelaku diperiksa untuk mengetahui ada atau tidaknya keterlibatan keluarga dalam kejadian tersebut.
Dilansir dari ANTARA, Ahmad Ramadhan juga memastikan, jika tidak ada keterlibatan antara 3 orang keluarga pelaku dengan kejadian bom bunuh diri tersebut maka akan dikembalikan.
Dalam pemeriksaan saksi terdapat 18 orang yang diperiksa, 6 orang diantaranya merupakan anggota Polsek Astanaanyar, 9 orang warga sekitar, dan 3 orang anggota keluarga pelaku. Hingga Kamis (8/12) siang kemarin, sebanyak 8 orang sudah diperiksa di Polrestabes Bandung.
Selain pemeriksaan saksi, 23 barang bukti juga diamankan oleh polisi. Adapun barang bukti yang diamankan berupa: serpihan bom, sepeda motor, ponsel miliki pelaku, rekaman CCTV di sekitar Polsek Astanaanyar, dan juga kertas-kertas yang dibawa pelaku.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bukan Cuma Soal Kuota Hangus, Putusan MK Dorong Operator Lebih Aktif "Mendidik" Konsumen
-
Apakah Extrait de Parfum Tahan Lama? Ini 5 Pilihan yang Bisa Dibeli di Minimarket
-
7 Cara Mengetahui Motor Bekas Pernah Turun Mesin, Cek Baut dan Lem Paking Termasuk
-
Jangan Hanya Kejar Cuan, Investor Perlu Miliki Strategi dan Manajemen Risiko
-
Kenali Fitur Pusat Bantuan BRImo untuk Akses Kontak Resmi
-
5 Sepatu jalan Terbaik untuk 10 Ribu Langkah per Hari, Nyaman dan Anti Pegal-pegal
-
Gus Yaqut Diduga Terima Uang USD 271.500 dari Kasus Kuota Haji
-
Erick Thohir Tantang John Herdman Bangkit: Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Fresh Graduate vs AI: Kena Mental Sebelum Sempat Punya Pengalaman Kerja?
-
Kecelakaan Maut di Tulungagung, Truk Tabrak Motor, Dua Pemuda Tewas