Sukabumi.suara.com - Tega adalah kata yang tepat untuk seorang guru SD di Malang yang sudah memperkosa 5 orang muridnya sendiri. Guru tersebut diketahui mengajar di salah satu sekolah yang berada di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Pelaku dapat diketahui melakukan hal bejat tersebut setelah terungkap dari salah satu korban yang mengaku kepada guru lainnya bahwa ia telah dilecehkan. Pihak sekolah pun langsung melakukan investigasi secara internal.
Naasnya salah satu korban merupakan murid berprestasi. Hal tersebut dibenarkan oleh tim kuasa hukum para korban yaitu Anisatul Istiqomah Fadhilah. Anisa mengatakan bahwa saat itu korban terlihat tidak fokus saat sedang belajar untuk perlombaan.
Guru yang membimbing merasa curiga dengan hal itu, lalu ia menanyakan secara persuasif kepada korban tentang masalah yang dialaminya. Terbongkarlah bahwa pelaku telah melakukan pelecehan terhadap korban, tetapi di luar lingkungan sekolah.
“Ketika ditanya, murid itu menjawab pernah mengalami pencabulan salah satu guru di sekolah itu namun kejadiannya di luar sekolah,” ucap Anisa dikutip dari suara.com.
Lalu guru tersebut pun segera melakukan penyidikan terhadap murid lainnya dengan menanyai satu-satu dan didapatkan bahwa terdapat 5 orang yang menjadi korban pemerkosaan oleh pelaku.
Setelah mengetahui kebenaran, dirinya segera melaporkan terduga pelaku ke Polsek Singosari dan telah dilanjuti ke unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Malang.
Diketahui bahwa 5 korban merupakan teman satu sekolah dan satu lingkungan dengan rentang umur yang berbeda. Terduga pelaku melakukan pemerkosaan kepada 5 anak tersebut dengan retan waktu yang berbeda yaitu dari 2019 hingga 2022.
“Bahkan dua korban ini di antaranya masih keluarga dari pelaku. Jadi dua korban sering datang ke rumah pelaku untuk bermain, di situlah akhirnya dengan leluasa mengajak untuk mandi. Hasil visum dua korban selaput darahnya sampai robek,” jelas Anisa.
Baca Juga: Rizky Billar Gendong Lesti Kejora, Caption Fotonya Sindir Menohok Haters: Kasihan Billar...
Berita tentang pemerkosaan yang dilakukan oleh oknum guru SD tersebut dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik, saat ini sudah masuk ke tahap penyidikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga