/
Jum'at, 31 Maret 2023 | 23:36 WIB
Salat Tarawih di Times Square New York (YouTube The Nasional News)

Sukabumi.suara.com - Ratusan umat Islam berbondong-bondong memadati Times Square New York, Amerika Serikat, untuk menggelar salat tarawih.

Salat tarawih di lokasi paling ikonik di New York itu sudah dilaksanakan sejak tahun 2022. 

Untuk acara akhir pekan ini digelar oleh influencer media sosial Muslim, SQ, bekerja sama dengan Muslim Giving Back dan Droplets of Mercy.

Dahlia Tarek, yang hadir bersama keluarga dan sahabat, mengatakan penting untuk menyediakan ruang bagi masyarakat untuk bertanya tentang Islam di lingkungan yang terbuka dan ramah.

“Saya pikir fakta bahwa hal itu terjadi di bagian [tersibuk] kota adalah hal yang luar biasa,” kata Ms Tarek, dilansir Thenationalnews.com.

“Saya harap ini masih terus terjadi setiap tahun karena sangat bagus dan saya berharap populasinya terus bertambah.”

Salat Tarawih di Times Square New York (sumber: YouTube The Nasional News)

Buka Puasa Gratis

Saat matahari terbenam, qari Faisal Latif dan Faraj Hasan memimpin doa dan orang-orang mulai berbuka puasa dengan makanan berbuka puasa gratis.

Muslim Giving Back mengatakan telah mendistribusikan lebih dari 2.000 makanan yang menampilkan kurma, air, pizza, dan sandwich gyro, bekerja sama dengan sponsor makanan. Beberapa ratus orang tinggal dan mengikuti salat tarawih.

Baca Juga: PT Telkom dan BEI Digugat Terkait Dugaan Pengadaan Proyek Fiktif

Para motivator dan tokoh media sosial memberikan sambutan, antara lain Muhammad Abdul-Aleem (juga dikenal sebagai HoopFinesse) yang menjadi MC acara tersebut, dan blogger Faduma Mohamed alias speakpure yang diundang sebagai narasumber.

Tujuan acara tersebut adalah untuk membantu non-Muslim New York melihat bagaimana Ramadhan diamati.

“Tentu saja Islamofobia sedang meningkat dan agama kami adalah salah satu agama yang paling disalahpahami di dunia, namun kami adalah agama dengan pertumbuhan tercepat di dunia,” kata SQ.

Dia menambahkan bahwa acara yang diadakan di bawah lampu neon terang dan iklan alun-alun paling terkenal di New York, merupakan kesempatan bagi umat Islam untuk berkumpul dan juga membantu orang lain belajar lebih banyak tentang Islam.

Selama salat, sebuah proyektor menampilkan ayat-ayat Alquran yang dibacakan, bersama dengan terjemahan bahasa Inggris.

Yamina Kezadri dari Muslim Giving Back mengatakan, acara tersebut merupakan contoh “dakwah melalui aksi”. Dakwah adalah tindakan menyebarkan atau mendakwahkan Islam.

Load More