Sukabumi.suara.com - Ratusan umat Islam berbondong-bondong memadati Times Square New York, Amerika Serikat, untuk menggelar salat tarawih.
Salat tarawih di lokasi paling ikonik di New York itu sudah dilaksanakan sejak tahun 2022.
Untuk acara akhir pekan ini digelar oleh influencer media sosial Muslim, SQ, bekerja sama dengan Muslim Giving Back dan Droplets of Mercy.
Dahlia Tarek, yang hadir bersama keluarga dan sahabat, mengatakan penting untuk menyediakan ruang bagi masyarakat untuk bertanya tentang Islam di lingkungan yang terbuka dan ramah.
“Saya pikir fakta bahwa hal itu terjadi di bagian [tersibuk] kota adalah hal yang luar biasa,” kata Ms Tarek, dilansir Thenationalnews.com.
“Saya harap ini masih terus terjadi setiap tahun karena sangat bagus dan saya berharap populasinya terus bertambah.”
Buka Puasa Gratis
Saat matahari terbenam, qari Faisal Latif dan Faraj Hasan memimpin doa dan orang-orang mulai berbuka puasa dengan makanan berbuka puasa gratis.
Muslim Giving Back mengatakan telah mendistribusikan lebih dari 2.000 makanan yang menampilkan kurma, air, pizza, dan sandwich gyro, bekerja sama dengan sponsor makanan. Beberapa ratus orang tinggal dan mengikuti salat tarawih.
Baca Juga: PT Telkom dan BEI Digugat Terkait Dugaan Pengadaan Proyek Fiktif
Para motivator dan tokoh media sosial memberikan sambutan, antara lain Muhammad Abdul-Aleem (juga dikenal sebagai HoopFinesse) yang menjadi MC acara tersebut, dan blogger Faduma Mohamed alias speakpure yang diundang sebagai narasumber.
Tujuan acara tersebut adalah untuk membantu non-Muslim New York melihat bagaimana Ramadhan diamati.
“Tentu saja Islamofobia sedang meningkat dan agama kami adalah salah satu agama yang paling disalahpahami di dunia, namun kami adalah agama dengan pertumbuhan tercepat di dunia,” kata SQ.
Dia menambahkan bahwa acara yang diadakan di bawah lampu neon terang dan iklan alun-alun paling terkenal di New York, merupakan kesempatan bagi umat Islam untuk berkumpul dan juga membantu orang lain belajar lebih banyak tentang Islam.
Selama salat, sebuah proyektor menampilkan ayat-ayat Alquran yang dibacakan, bersama dengan terjemahan bahasa Inggris.
Yamina Kezadri dari Muslim Giving Back mengatakan, acara tersebut merupakan contoh “dakwah melalui aksi”. Dakwah adalah tindakan menyebarkan atau mendakwahkan Islam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL