/
Jum'at, 12 Mei 2023 | 13:24 WIB
Tentara Ukraina mengklaim telah menembak jatuh rudal hipersonik Khinzal milik Rusia (Twitter @yo2thok)

Sukabumi.suara.com - Amerika Serikat, sekutu Ukraina, melalui Sekretaris pers Pentagon Jenderal Patrick S. Ryder sampai membenarkan kalim Ukraina berhasil menembak jatuh rudal balistik hipersonik Kinzhal Rusia dengan sistem pertahanan udara Patriot.

Pihak Ukraina juga telah membagikan gambar-gambar yang menurut klaim mereka adalah rudal khinzal.

Seorang tentara Ukraina terlihat memamerkan rudal Khinzal dengan ukuran kurang dari sebahu tinggi badan tentara tersebut.

Tentu saja gambar tersebut terasa janggal mengingat rudal Khinzal memiliki ukuran lebih besar berkali-kali lipat dari rudah yang diklaim sebagai Khinzal itu.

Rudal hipersonik Khinzal saat nyantel di pesawat pembom Rusia (sumber: Twitter @yo2thok)

Rudal hipersonik Khinzal sendiri punya panjang 8 meter dan diameter 1,2 meter. 

Akun Twitter @yo2thok membagikan gambar rudal Khinzal yang sebenarnya ketika masih terpasang pada cantelan pesawat pembom milik Rusia.

Terlihat rudal Khinzal jika dibandingkan dengan seorang teknisi yang berada di samping rudal tersebut jauh lebih besar jika dibandingkan rudal yang diklaim oleh tentara Ukraina tadi.

Sebagai informasi, rudal hipersonik merupakan rudal balistik yang memiliki jangkauan hingga 2.000 km (1.250 mil) dan terbang hingga kecepatan 10 kali kecepatan suara, hal itu membuat rudal tersebut tidak bisa dicegah oleh penangkal rudal milik Barat.

Satu-satunya sistem pertahanan udara yang bisa menangkal serangan Khinzal adalah S500 milik Rusia.

Baca Juga: Ribuan Jamaah Muhammadiyah Melaksanakan Salat IdulFitri 1 Syawal 1444 Hijriah Di Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Load More