Kita, Cinta dan Masa Muda
Menata masa depan di kelas 12 memang sangat penting. Persiapan ujian tulis, praktek atau bahkan persiapan masuk perguruan tinggi. Bagi beberapa orang, hanya itu yang harus dipersiapkan di kelas 12, tetapi bagi Divya Renata masa depannya dengan Renaldi Kamran juga salah satu yang harus dipersiapkan.
Kata Guru BK, pilihan setelah lulus sekolah itu ada tiga: kuliah, kerja atau nikah. Jika Divya gagal kuliah, dia akan kerja. Namun jika dirinya gagal kerja, maka pilihan terakhirnya dia akan menikah. Dan berharap Renaldi akan menjadi calonnya.
Hari Senin ini Guru BK membagikan angket untuk diisi. Mereka harus mengisi apa yang akan mereka lakukan setelah kuliah dan apa saja planning-planning yang sudah anak kelas 12 siapkan.
“Kira-kira si Ree mau ambil jurusan apa, ya? Terus kuliahnya di mana?” tanya Divya pada teman sebangkunya. Dia mengetuk-ngetuk pulpen ke kepalanya.
“Mana gue tau, emang gue Maknya si Renaldi apa?” dengkus Salsa.
“Ya dia anak IPS ege, pasti berbau soshum. Gitu aja pake nanya,” celetuk Via. Dia duduk di belakang Divya dan Salsa yang sebangku. “Mau lo satu kampus bahkan satu jurusan sama dia?”
Divya menolehkan kepalanya dan mengangguk yakin. “Mau, dong! Makannya gue nanya,” balasnya.
“Alay, belum aja jadian sok-sokan lo,” cetus Sella. “Sayang lagian tiga tahun temenan sama Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, malah selingkuh.”
Baca Juga: Puisi Bermakna Kekaguman dan Harapan
Teman-temannya tahu bahwa Divya menyukai laki-laki bernama Renaldi Kamran, kelas 12 IPS 4 yang ruang kelasnya ada di sebelah kelas mereka, 12 MIPA 1. Entah bagaimana Divya menyukai laki-laki itu.
Angket akhirnya dikumpulkan oleh ketua kelas. Divya buru-buru mengisi angketnya setelah itu diserahkan kepada ketua kelasnya.
“Jangan ngintip-ngintip lo!” larang Divya.
“PD banget anjir. Kertas lo nih, ke lipet,” ujar sang ketua kelas.
Divya merapikan alat tulisnya. Gadis itu meraih cermin kecil yang dia bawa. Dia menatap penampilannya dan merapikan rambutnya yang dijepit oleh jepitan bermotif Hello Kitty.
Mata Divya kecil dan dia suka dengan matanya. Bulu mata gadis itu juga lentik, dia mengerjapkan matanya beberapa kali, bertingkah sok imut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Flashback 1998: Norwegia Pernah Tumbangkan Brasil, Bakal Terulang di Piala Dunia 2026?
-
Gelombang Panas Ekstrem Ancam Fase Gugur Piala Dunia 2026, Suhu Bisa Tembus 43 C
-
Kekhawatiran Besar Carlo Ancelotti Jelang Brasil vs Norwegia di Babak 16 Besar
-
Lionel Messi Jadi Spider-Man? Aksi Terbangnya Bareng Tom Holland Bikin Heboh
-
Teror Suporter Meksiko: Pasang Petasan hingga Gelar Konser Dadakan Depan Hotel Ekuador
-
Viral Aneh di Piala Dunia 2026: Foto Lewat TV dan Unggah di Sosmed Jadi Tren
-
Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap
-
Erling Haaland Pahlawan! Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman
-
Skandal FIFA! 50 Anggota Parlemen UE Desak Infantino Diseret ke Meja Hijau