Sukabumi.suara.com - Kegiatan membaca atau menulis dapat mengisi waktu luang kita yang senggang. Kegiatan membaca dan menulis juga merupakan salah satu hobi yang mudah untuk di jalankan, dengan modal gadget yang kamu pegang kamu dapat menyalurkan kedua hobi tersebut.
Tetapi bagi sebagian orang ada yang lebih gemar menulis dibandingkan dengan membaca. Contohnya ada penulis terkenal yaitu Dee Lestari ia tidak begitu terlalu suka membaca, sebab itu dia menuangkan pikiran dan idenya ke dalam tulisan. Dee merasa bahwa kemampuannya menulis datang dari fleksibilitas ketika ia berbicara dan story telling.
Berikut alasan mengapa orang lebih suka menulis dibandingkan dengan membaca.
1. Merasa lebih baik ketika menulis
Orang lebih gemar menulis dibandingkan dengan membaca karena berpikiran ketika ia menulis ia dapat mencurahkan seluruh ide, perasaan, emosi atau apapun ke dalam sebuah tulisan. Menulis juga dapat membantu untuk salah satu terapi mental.
2. Memiliki rasa puas ketika orang lain membaca tulisan mu
Jika tulisan mu dibaca oleh banyak orang, itu, itu akan meningkatkan rasa puas dan rasa percaya diri mu dalam menulis. Sehingga kamu akan lebih merasa nyaman ketika menulis.
Apa lagi jika kamu mendapatkan respon yang bagus dan sangat membangun. Di jaman ini kamu bisa menyalurkan hobi menulis mu di berbagai platform.
3. Membantu mu untuk mengingat peristiwa
Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Hotman Paris Punya Banyak Asisten Pribadi Cantik
Kita kadang lupa pernah mengalami kejadian seperti apa, bahkan kejadian yang baru dialami saja kadang kita lupa. Biasanya alam bawah sadar kita hanya akan menyimpan memori yang menurutnya sangat menarik. Tetapi dengan menulis kejadian tersebut disuatu buku, kamu bisa mengingatnya kembali kapan pun selama tulisan tersebut masih ada.
4. Mengungkapkan fantasi dan khayalan mu tanpa merugikan orang lain
Ketika seorang memiliki khayalan ataupun fantasi di dalam pikirannya kadang kita hanya menyimpan hal tersebut di dalam pikiran. Tetapi ada juga beberapa orang yang menuangkannya ke dalam tulisan, hal tersebut untuk meminimalisir penghakiman orang lain yang tidak diinginkan.
5. Sebagai penawar kekecewaan
Menulis dapat menjadi salah satu media untuk menyalurkan perasaan dan gejolak emosi yang terpendam. Umumnya orang akan lebih gemar menulis dan menumpahkan perasaannya daripada membaca.
Meski biasanya antara menulis dan membaca tidak bisa dipisahkan, tidak ada salahnya jika kamu hanya menggemari salah satunya saja. Tetapi jika kamu memiliki hobi membaca pun akan menambah pengetahuan dan wawasan mu. Semoga bermanfaat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Wajah Rusak Usai Mudik? 7 Skincare Detox Ini Ampuh Balikin Glowing dalam Hitungan Hari
-
Tolong Tenang! Stok BBM di Sulawesi Selatan Aman, Meski Antrean Mengular
-
Malam Pertama Tak Seindah Mimpi, Film 'Kupilih Jalur Langit' Representasikan Ketakutan Pasutri
-
HMD Crest 2 Pro Bakal Pakai Chip Snapdragon Terbaru, Usung Baterai 6.000 mAh
-
Usai Debut di Filipina, HP Gaming Murah Nubia Neo 5 Series Bakal ke Indonesia
-
Bakal Jadi The New Golf, Thariq Halilintar Siap Gebrak Jakarta lewat Padelaga 2026
-
Perubahan Iklim Tekan Produksi Pangan, BRIN Dorong Adaptasi dan Mitigasi
-
JK: Prajurit TNI Gugur di Lebanon Pahlawan Perdamaian Dunia
-
Warga Bogor Siap-siap! CFD Tegar Beriman Kembali Hadir Mulai 5 April
-
SPPG Kemayoran Distribusikan Makan Bergizi Gratis, Libatkan 70% Warga Sekitar