Sukabumi.suara.com - Sudah pernah dengar istilah Cross Sea? Jika belum, itu adalah fenomena ombak persegi yang juga merupakan fenomenalaut yang terjadi ketika dua sistem ombak datang dari arah yang berbeda dan bertabrakan.
Fenomena alam itu apada akhirnya menciptakan pola gelombang yang kompleks dan sangat potensial memiliki bahaya.
Fenomena ini terutama terjadi di perairan dangkal atau ketika ombak mengalami pantulan dari pantai atau struktur lain.
Ombak persegi atau cross sea biasanya terjadi ketika arah angin yang berbeda di wilayah yang berdekatan menciptakan ombak-ombak yang datang dari sudut yang berbeda. Seperti Pantai pelabuhan Ratu misalnya.
Ketika dua sistem ombak seperti ini bertemu, mereka bisa saling menguatkan atau saling membatalkan satu sama lain, menciptakan pola gelombang yang kompleks dan seringkali sulit untuk dinavigasi.
Dalam beberapa situasi, cross sea bisa menjadi bahaya bagi kapal, perahu, atau aktivitas laut lainnya. Gelombang yang tidak teratur dan sulit diprediksi ini bisa menyebabkan masalah navigasi dan bahkan risiko terbaliknya kapal. Karena itu, cross sea sering dianggap sebagai situasi berbahaya bagi pelayaran dan aktivitas laut.
Jika kamu berada di perairan yang mengalami fenomena cross sea, sangat penting untuk mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan, seperti menghindari navigasi atau aktivitas laut saat kondisi laut tidak aman.
Selalu perhatikan perkiraan cuaca dan informasi laut yang diberikan oleh otoritas maritim setempat sebelum melakukan aktivitas di perairan seperti berenang, atau hanya sekadar bermain ombak.
Baca Juga: Pemotor Nyaris Jatuh dari Kapal Karena Ombak Besar
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Brace Deniz Undav Bawa Jerman Comeback Atas Pantai Gading dan Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Hajar Swedia 5-1, Belanda Melesat Puncaki Klasemen Sementara Grup F Piala Dunia 2026
-
5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal 'Mandi Uang' di Hari Minggu 21 Juni 2026
-
Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura