Sukabumi.suara.com - Denny Sumargo melaporkan DJ Verny ke Polda Metro Jaya. Upaya itu dilakukan karena perempuan bernama Verny Hasan memintanya itu untuk melakukan tes DNA kedua, guna membuktikan darah daging dari anak sang DJ.
"Kenapa kita sampai melapor itu, karena berulang-ulang terus tidak jelas," kata pria yang akrab dipanggil Densu usai keluar dari Polda Metro dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Kamis (24/8/2023).
Denny mengatakan, apa yang dilakukan Verny terkesan membuat opini di masyarakat, sehingga muncul keraguan, sehingga keraguan tersebut harus dijawab.
"Ada keraguan nih, betul kan. Keraguan ini harus dijawab dong," tegasnya.
Ia mengatakan, dirinya harus mengambil sikap, karena menurut dia Verny kerapkali tarik ulur. Sehingga dirinya meminta bantuan pengacara untuk melaporkan hal ini untuk diselesaikan di ranah hukum.
"Supaya jelas nih, aturan mainnnya ada jangan cuma saling lempar isu di sosial media, akhirnya netizen berantem, menimbulkan doa, fitnah, asumsi apalagi macem-macem," ungkapnya.
Sementara itu pengacara Denny Sumargo, Anwar menambahkan, sehubungan pristiwa lama diangkat lagi, guna untuk meredam sehingga hal ini dilaporkan agar diproses secara hukum.
"Ada yang saya harus lindungi hak klien saya, sehingga atas keputusan Om Denny untuk melaporkan atas pencemaran nama baik, " ungkapnya.
Dia menungkapkan, kalau pihaknya sudah membuat laporan dengan nomor LP/B/4945/VIII/2023/SPK/Polda Metro Jaya, dengan terlapor Verny Hasan.
Baca Juga: Bikin "Ngiler", Ini Tiga Bubur Ayam Legendaris yang Patut Dicoba saat Berkunjung ke Sukabumi
"Pasal yang kita tuduhkan pasal 310 dan 311 KUHP pasal 15 KUHP, juntonya pasal 27 ayat 3 UU ITE," bebernya.
"Kita lakukan ini, saya harap nanti tinggal penyidik melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan," pungkasnya.
Warganet pun langsung menanggapi upaya Denny Sumargo melaporkan DJ Verny
"Lg nyari panggung jdi anak yg di tumbal kan. Perempuan gk tau malu," tulis @Perempuan_U***
"maju terus Densu....mantafff," celetuk @Yayah Masr***
Berita Terkait
-
Ketemu Nafa Urbach, Jihan Fahira Canggung Curhat Soal Primus, Warganet: Cinta pertama Primus kan Nafa Urbach!
-
Bikin "Ngiler", Ini Tiga Bubur Ayam Legendaris yang Patut Dicoba saat Berkunjung ke Sukabumi
-
Kisah Tini Kasmawati, Penjaga Owa Jawa dari Sukabumi
-
Perubahan Materi Ujian SIM C Berlakukan Hari Ini di Sukabumi, Zig-Zag dan Angka Delapan Dihapus
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik