Teka-teki siapa calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang didukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai terkuak.
Untuk capres, Jokowi sendiri sudah memberikan sinyal khusus kepada relawannya mengenai siapa yang akan ia dukung di Pilpres 2024.
Jokowi memberitahukan kriteria capres yang didukungnya adalah berambut putih dan wajahnya memiliki kerutan.
“Pemimpin yang mikirin rakyat itu kelihatan dari mukanya. Dari penampilannya kelihatan. Banyak kerutan di wajahnya karena mikirin rakyat. Ada juga yang mikirin rakyat sampai rambutnya putih semua,.” ujar Jokowi dalam acara Gerakan Nusantara Bersatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu (26/11/2022) lalu.
Banyak orang beranggapan yang dimaksud Jokowi adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ada juga yang menebak sosok tersebut adalah Prabowo Subianto.
Jokowi sendiri hingga kini belum menyebutkan secara jelas nama capres yang akan didukung pada Pilpres 2024.
Mengenai cawapres pilihan Jokowi, politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Panda Nababan memberikan bocoran.
Menurut Panda, Jokowi memilih dua nama yang cocok menjadi cawapres. Mereka ialah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Menteri BUMN Erick Thohir.
Panda mengaku mendapat bocoran dua nama cawapres itu dari Jokowi langsung setelah berdiskusi panjang.
Baca Juga: 4 Manfaat Masker Jeruk Nipis Bagi Wajah, Wajib Dicoba
"Aku tanya dia, Jokowi. Dua itu (Sandiaga dan Erick)," kata Panda Nababan dikutip dari YouTube Total Politik.
Panda tambah yakin ketika Jokowi menunjuk Erick Thohir menjadi ketua panitia pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono.
Sekarang dengan ditunjuk Erick dengan jadi ketua panitia perkawinan Kaesang. Ya udah sinyal lah itu ini orangnya," ujar Panda.
Menurut Panda, Sandiaga Uno dan Erick Thohir adalah sosok paling representatif menjadi cawapres versi Jokowi siapapun capresnya.
Berita Terkait
-
Safari Politik Anies Baswedan ke Pekanbaru Bakal Disambut 25 Ribu Orang
-
Emak-emak Sumbar Terpikat Wibawa Anies Baswedan, Percaya Bawa Perubahan Indonesia
-
Ganjar Jujur Soal Isu Tinggalkan PDIP dan Pindah KIB Demi Maju Capres 2024
-
Anies Baswedan Tiba di Ranah Minang, Disambut Teriakan 'Anies Presidenku' Emak-emak
-
Di Hadapan Jokowi, Ganjar Curhat Banyak Mendapat Keluhan soal Kesejahteraan Guru
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'