Suara Sumatera - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dituding membentangkan bendera LGBT. Tuduhan itu muncul gara-gara foto ganjar membentangkan kain berwarni-warni.
Tuduhan itu berawal dari sebuah unggahan Twitter yang menunjukkan gambar Ganjar Pranowo disandingkan dengan atlet bulu tangkis Jonathan Christie.
Dalam unggahan itu, disebutkan bahwa Ganjar Pranowo sedang membentangkan bendera LGBT. Unggahan itu dibagikan oleh akun Twitter @/Mars_Sahsa.
"Juara yang satu ini sok NKRI tapi acungkan sal bendera LGBT. Bukan pakai bendera Merah Putih sepert juara lainnya yang bangga dengan bendera Indonesia. LGBT sok NKRI....NKRI TULEN......" begitu bunyi narasi yang beredar.
Ganjar Pranowo terlihat tengah membentangkan kain warna-warni, sementara Jonathan Christie sedang merayakan kemenangannya dengan membentangkan bendera Merah Putih.
Benarkah Ganjar Pranowo bentangkan bendera LGBT?
Mengutip dari penjelasan Instagram @turnbackhoaxid, dalam foto tersebut kain yang dibentangkan Ganjar Pranowo bukanlah kain pelangi yang selama ini dijadikan simbol oleh LGBTQ.
Ganjar Pranowo membentangkan kain ulos berwarna-warni di acara Bank Jateng Friendship Run Borobudur Marathon 2022 di Medan Sumatera Utara.
Dalam momen itu, Ganjar berlari sambil mengangkat kain ulos hasil pemberian salah satu warga.
Kesimpulan
Dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa narasi Ganjar Pranowo membentangkan bendera LGBT adalah salah. Unggahan itu termasuk dalam konten menyesatkan dalam kategori hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Naik Angkot, Warga Terdampak Gempa Cianjur Antusias akan Terima Bantuan Presiden
-
Pose Bareng Teddy Bear, Begini Gemasnya Haechan NCT di Teaser Image 'Candy'
-
Erick Thohir Dinilai Mampu Jadi Cawapres karena Nasionalis dan Peduli pada Umat
-
Masyarakat China Mendadak Borong Obat-obatan, Wabah COVID-19 Meledak Lagi?
-
Awas! Aktivitas Gunung Semeru Masih Berbahaya, Terjadi Erupsi Setiap Hari
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan
-
Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi
-
Kesaksian Korban Selamat Ungkap Bus ALS Sempat Bermasalah pada Radiator Sebelum Terbakar
-
Mahasiswa Geruduk Kejari dan PN Bogor, Pertanyakan Penanganan Perkara Julia binti Djohar Tobing
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Siapa Pendiri PO ALS? Kisah Bus Legendaris Sumatera di Balik Tragedi Muratara