Suara Sumatera - Calon Presiden (Capres) yang didukung Partai NasDem, Anies Baswedan makin sering mengunjungi daerah. Kunjungan ke sejumlah daerah ternyata diterima baik oleh masyarakat.
Bahkan masyarakat berkumpul layaknya seperti lautan manusia, Antusias kehadiran mereka jelas-jelas mendukung Anies Baswedan, tanpa adanya iming-iming amplop atau uang yang diterima.
Hal ini disebutkan Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun karena masyarakat membutuhkan perubahan. Masyarakat rindu akan perubahan yang menjadi magnet publik.
Menurut Refly, hal ini juga berkaitan dengan Anies yang merupakan sosok di luar lingkar kekuasaan Jokowi serta kinerja Jokowi sebagai seorang presiden.
“Begitu mudahnya Anies Baswedan mengumpulkan massa, kenapa bisa begini? Orang rindu untuk adanya perubahan. Jadi kalau misalnya persepsi atas pemerintahan Preiden Jokowi dianggap buruk maka partisipasi terhadap kegiatan Anies akan jauh lebih dahsyat,” jelas Refly melalui kanal Youtube miliknya, dikutip Selasa (13/12/22).
Hal tersebut menurut Refly adalah alamiah dalam politik.
Apabila Anies Baswedan mendapat antusiasme masyarakat bak lautan karena adanya uang atau amplop, maka itu salah.
“Seandainya kemana-mana Anies diterima masyarakat tanpa mobilisasi tentunya, maka itu sinyal masyarakat menginginkan perubahan,” tambahnya.
Untuk diketahui Anies Baswedan sudah melakukan safari ke sejumlah wilayah baik barat maupun timur Indonesia. Untuk wilayah barat Indonesia, Anies Baswedan sudah mendatangi Aceh, Sumatera Barat dan Riau.
Baca Juga: Menghadapi Tech Winter di Sektor Teknologi, 15 Startup Perlu Biasakan Bootstrapping
Sedangkan untuk Indonesia timur, Anies Baswedan sudah mendatangi Papua dan kota Makassar.
Berita Terkait
-
Berkali-kali Muncul, Ini Daftar Barisan Pendengung Jokowi 3 Periode: Ada Relawan, Menteri Sampai Elite Parpol
-
Pendukung Sebut Ada Upaya 'Benturkan' Anies dan Surya Paloh
-
Timbul Tenggelam Wacana Presiden 3 Periode, Apa Iya Jokowi Takut Anies Jadi Capres 2024?
-
CEK FAKTA: Ganjar Pranowo Nekat Keluar PDIP Demi Duet dengan Anies di Pilpres 2024?
-
'Katanya Biar Gede', Bobby Nasution Siram Kaesang dari Bagian Perut ke Bawah
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Redam Penolakan Warga, Pemkot Bogor Ajak Warga Kayumanis Studi Banding ke China Soal PSEL
-
Ponsel Misterius Motorola Lolos Sertifikasi Komdigi, HP Lipat Gahar Razr Fold?
-
Apa Beda Waterproof dan Transferproof? Ini 5 Cushion dengan Dua Kelebihan Sekaligus
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Kronologi Maut Bus ALS di Muratara: Berawal dari Percikan Api hingga Terbakar Hebat, 16 Tewas
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Buntut IG Diretas dan Bikin Gaduh, Akun Ahmad Dhani Kini Disita Mulan Jameela: Saya Dimarahin
-
DBH Sawit 4 Persen, Riau Harus Prioritaskan Bangun Jalan dan Jembatan
-
Lepas Jamaah Haji, Ketua DPRD Kota Bogor Titip Doa untuk Kesejahteraan Warga