/
Selasa, 20 Desember 2022 | 15:55 WIB
Pegiat media sosial Mazdjo Pray. (Youtube 2045 TV)

Suara Sumatera - Pegiat media sosial Mazdjo Pray mentertawakan Amien Rais usai Partai Ummat tak lolos menjadi peserta Pemilu 2024.

Mazdjo lalu membandingkan Amien Rais dengan Presiden Jokowi yang menurutnya kinerjanya semakin membaik dengan mendapatkan tingkat kepuasan dari masyarakat mencapai 80 persen berdasarkan hasil lembaga survei nasional.

"Ya kemarin saya membaca hasil sebuah lembaga survei nasional yang menyebutkan tingkat kepuasan masyarakat atas kinerja pak Jokowi itu menembus angka 80 persen," katanya lewat kanal Youtube 2045 TV seperti dilihat pada Selasa (20/12/2022).

Bahkan, kata Mazdjo, di Jawa Tengah sampai 84 persen masyarakat puas terhadap kinerja Jokowi.

"Tersisa kurang dua tahun dari masa bakti pak Jokowi tapi kinerjanya bukan melempem malah gaspol banget," ungkapnya.

Menurut Mazdjo, Amien Rais sering meledek Jokowi seperti bebek lumpuh, namun yang terjadi malah sebaliknya.

"Jadi ketika Amien Rais doyan banget menyebut pak Jokowi itu seperti bebek lumpuh. Lah malah partainya Amien Rais itu yang lumpuh. Hati-hati pak Amien bahaya," katanya sambil tertawa.

Ia mengatakan rakyat puas dengan cara Jokowi dalam menyelesaikan berbagai persoalan negara.

"Pak Jokowi ini punya cara-cara yang beda jauh dalam menangani masalah pelik dan ruwet di negara yang kaya raya ini," katanya.

Baca Juga: Marah dan Jutek ke Pelanggan di Karen's Diner Bikin Fuji Capek, Apakah Emosi Segitu Melelahkan?

Diketahui, baru-baru ini KPU mengumumkan bahwa Partai Ummat tidak lolos menjadi peserta Pemilu 2024 karena tidak memenuhi syarat yang ditetapkan. 

Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, kemudian menduga ketidaklolosan ini sebenarnya berkaitan dengan sifat kritisnya terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Menurut Amien, kritik yang sering ia lemparkan kepada pemerintah menyebabkan Partai Ummat menjadi satu-satunya dari sembilan partai politik yang mengikuti verifikasi faktual di KPU yang tidak berhasil lolos.

Load More