Suara Sumatera - Sebuah video yang memperlihatkan kericuhan di lapangan sepak bola viral di media sosial (medsos).
Dilihat dari akun Instagram @terang_media Jumat (23/12/2022), terlihat puluhan orang terlibat baku hantam. Mereka saling serang, pukul dan tendang. Suasana kericuhan terdengar riuh, banyak penonton yang berteriak melihat kejadian tersebut.
Setelah ditelisik, kericuhan terjadi dalam laga semifinal turnamen sepak bola Kapolres Bangka Tengah yang mempertemukan GMN Namang vs Santos Brimob.
Dari informasi yang dihimpun, kericuhan terjadi menjelang akhir laga. Pasalnya, ada sejumlah pihak yang tidak terima dengan keputusan wasit saat laga berlangsung.
Begitu video ini beredar ramai nitizen memberikan komentar. Seolah sudah terbiasa dengan kericuhan yang terjadi, nitizen memberikan komentar yang mendukung kericuhan.
"Keren UFC berkostum sepakbola," kata nitizen.
"Ga usah kaget hahaha, level piala presiden aja bisa jadi tinju ama taekwondo, apalagi cuman piala level bawah gini," kata nitizen lainya.
"Baku hantam ini janganlah cepat berlalu," tulis netizen.
Baca Juga: Bukan Sertifikat Tanah, Pria di Palembang Batal Nikah Karena Mahar Kurang Rp700 Ribu
Berita Terkait
-
Usai Kebaya Merah, Kini Warganet Digegerkan dengan Video Porno Kebaya Hijau di Media Sosial
-
Sosok Perempuan Berkebaya Hijau Terungkap, Berinisial RD dan Punya 540 Ribu Followers IG
-
Usai Viral Wanita Kebaya Merah, Kini Muncul Konten Video Syur Kebaya Hijau
-
Pria Tepergok Buang Sampah Sembarangan di Sungai Kampung Warna-warni Malang
-
Sejumlah Kawasan di Pontianak Direndam Banjir, Netizen: Tak Ade Solusi Kah Bapak Pemkot?
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Nilai Tukar Rupiah Menguat Jelang Long Weekend, Ini Penyebabnya
-
Shindy Lutfiana MC LCC Empat Pilar MPR RI Mulai Kena 'Cancel Culture'
-
Prabowo Siapkan Rp10 T Hasil Denda Satgas PKH Buat Renovasi Puskesmas Terbengkalai Sejak Pak Harto
-
Hampir 1500 Motor Diamankan, 99 Ribu Telah Diekspor: 5 Fakta Sindikat Curanmor Jaksel
-
TikTok Shop Bantu Brand Lokal Tembus Pasar Asia Tenggara, Penjualan LIVE Naik hingga 50 Kali Lipat
-
Pindang Bikcik Way Mayang: Kuah Segar Meresap, Makan Enak Gak Pake Tapi
-
5 Rekomendasi Cushion Lokal Alternatif Cushion YSL, Makeup Awet dan Harga Terjangkau
-
Purbaya Temui Bahlil Siapkan Swasembada Energi dan Listrik Desa
-
Terorganisir! Polisi Ungkap Peran 13 Perusuh May Day Bandung: Ada Perencana Hingga Peracik Molotov
-
KTT AS-China: Xi Jinping Bakal 'Kulit' Trump Begitu Injak Kaki di Beijing