Suara Sumatera - Video kabar Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan TNI menyerang Australia, beredar di media sosial.
Informasi itu dibagikan akun Facebook dengan nama @Viral Bench.
"Atas Perintah Jokowi, Serangan TNI Bumi Hanguskan Australia Hingga Tak Tersisa," tulis narasi pada unggahan video.
Benarkan kabar tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim pencari fakta Suara.com pada Kamis, (29/12/2022), informasi yang diunggah pada akun Facebook adalah klaim menyesatkan.
Saat diputar, isi video sebenarnya hanya berisi pembacaan artikel dengan mengganti “Rusia” menjadi “Indonesia”.
Video berisi gambar pratinjau (thumbnail) dan potongan-potongan video dari peristiwa yang tidak berkaitan.
Artikel yang dibacakan di video, milik detikNews pada (25/02/2022). Sekitar 100 ribu orang mengungsi, bahkan kabur ke luar negeri karena khawatir serangan Rusia kian membahayakan nyawa mereka.
Korban dari tentara hingga warga sipil terus berjatuhan. Kecaman dari dunia internasional tak juga menghentikan tekad Rusia melancarkan invasi besar-besaran setelah berminggu-minggu lamanya membantah tudingan invasi.
Baca Juga: Istana Kabarkan Jokowi Tumbang dan Terbujur Kaku, Ternyata Faktanya Begini
Sederetan sanksi pun dijatuhkan ke Rusia meski negara pimpinan Presiden Vladimir Putin itu bergeming tetap melancarkan invasi.” (dengan mengganti bagian tertentu dari artikel, misalnya “Rusia” menjadi “Indonesia).
Kesimpulan
Video dengan klaim yang menyebutkan, Presiden Jokowi memerintahkan TNI menyerang Australia hingga tak tersisa adalah kabar salah.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Reshuffle Karena Safari Anies Baswedan Bisa Bikin Blunder Jokowi
-
Jokowi Jadi Presiden gegara Megawati, Bukan karena Relawan yang Gagah-gagahan
-
Anies Baswedan Biang Kerok Hancurnya Kemesraan Jokowi dan Surya Paloh hingga Politik Bergejolak, Projo: Semua Gegara Deklarasi Capres NasDem!
-
NasDem Terancam Reshuffle, Relawan: Jokowi Copot Anies Baswedan Bukan Karena Kinerja Buruk
-
Rocky Gerung Tuding Jokowi Ingin Kudeta Megawati di PDIP, Ini Tandanya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Elkan Baggott Tiba di Jakarta Jelang Bela Timnas Indonesia
-
Manchester City Juara Carabao Cup Usai Tumbangkan Arsenal 2-0
-
Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil