/
Minggu, 01 Januari 2023 | 09:38 WIB
Basuki Tjahaja Purnama/Ahok (Suara.com/Eko Faizin)

Suara Sumatera - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dikabarkan akan membubarkan Pertamina.

Informasi itu beredar di media sosial Facebook lewat sebuah video yang mengklaim bahwa pembubaran Pertamina dilakukan Ahok gara-gara tak kunjung memberikan keuntungan selama 7 bulan ke depan.

Video klaim tersebut dibagikan akun Facebook bernama Sutan Muntaz Syah.

CEK FAKTA: Ahok Bubarkan Pertamina karena Tak Untung Selama 7 Bulan, Benarkah? (sumber: Turnbackhoax.id)

“VIRAL! Sesumbar Ahok: 7 Bulan Gak Untung Gua Bubarin, Ehh Sekarang Tekor 11 Triliun” tulis keterangan video.

Benarkah klaim tersebut?

Berdasarkan hasil penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, klaim soal Ahok akan bubarkan pertamina jika tidak untung selama 7 bulan ke depan adalah salah.

Faktanya, pernyataan Ahok dalam unggahan video tersebut diterjemahkan dengan keliru.

Diketahui, video tersebut merupakan video wawancara antara Ahok dengan Andy F. Noya yang masih tersedia di laman Youtube Kick Andy Show.

Video itu berisi soal Ahok yang menjelaskan mengenai sistem jejaring baru di Pertamina dengan nama e-procurement.

Baca Juga: Kabar Ahok Diangkat Jokowi Jadi Ketua KPK Bikin Heboh, Begini Faktanya

Sistem ini diharapkan dapat menghemat anggaran serta dapat diberlakukan di seluruh BUMN.

Ahok sendiri mengaku optimis dengan program yang dia rancang tersebut bisa berjalan dengan baik.

Kendati demikian, Adok menyebut akan membubarkan atau memberhentikan programnay jika tak berjalan baik di Pertamina dalam 7 bulan.

“Ya 7 bulan (di Pertamina) udah mulai kelihatan kok, gua udah bilang, kalau enggak (jalan) gua bubarin, gua berhentiin nih gua bilang. Di dalam (Pertamina) bisa jalan, kalau di luar (BUMN) ya (nanti)… Tapi lumayan lah,” ujar Ahok.

KESIMPULAN

Berdasarkan penjelasan di atas, maka kabar Pertamina akan dibubarkan Ahok jika tak untung selama 7 bulan adalah keliru.

Tag

Load More