Suara Sumatera - Gus Miftah memberikan tausiah dalam tabligh akbar yang digelar Pemkab Solok Selatan di Gelanggang Olahraga (GOR) Rimbo Tangah, Sangir, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (5/1/2023).
Dalam ceramahnya Gus Miftah mengatakan bahwa jika pemerintah ingin daerahnya maju, harus fokus membangun pendidikan.
"Bupati Solok Selatan, jika ingin menjadikan warganya pintar dan berakal, harus fokus utamanya pada pendidikan," ujar dia dikutip dari Antara, Jumat (6/1/2023).
Diketahui, Gus Miftah hadir dalam acara itu atas undangan Pemkab Solok Selatan untuk memberikan tausiah pada tabligh akbar yang merupakan rangkaian perayaan hari jadi ke-19 kabupaten pada 7 Januari.
Pendakwah bernama asli Miftah Maulana Habiburrahman itu mengungkapkan bahwa kemajuan sebuah bangsa dilihat dari pendidikan.
"Kalau Solok Selatan ingin maju, warganya harus berpendidikan. Gak ada lagi cerita anak gak sekolah, karena gak ada biaya," ujarnya.
Gus Miftah di hadapan jamaah mengatakan Pemkab Solok Selatan bisa menjadikan kepemimpinan Umar Bin Khattab sebagai suri teladan dalam membangun daerah.
Selama pemerintahannya, Umar Bin Khattab mengutamakan membangun akhlak, agama dan budi pekerti.
Pendidikan, katanya, bukan hanya tanggung jawab kepala daerah atau pemerintah, tapi merupakan tanggung jawab bersama.
Baca Juga: Kisahnya Semakin Seru, Ini 5 Kronologi Perseteruan Rozy Zay Hakiki dengan Norma Risma
"Dulu, saya berangkat dari Lampung ke Yogyakarta untuk kuliah, ibu saya tak bisa memberi biaya. Ibu saya berpesan, jangan sampai karena orang tuamu tak punya biaya, kamu putus sekolah. Setiap ibu saya selesai salat, saya dikirimi salawat dan Alfatihah," katanya.
Pemilik Pondok Pesantren Ora Aji ini mendorong Pemkab Solok Selatan mengirim generasi muda untuk menimba ilmu ke sekolah-sekolah terbaik.
"Kirim generasi terbaik untuk sekolah ke Jakarta, ke Yogya, bahkan ke luar negeri," katanya.
Sementara Bupati Solok Selatan Khairunas mengatakan dalam membangun daerah pasti ada rintangan dan ujian.
Namun, dia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap sabar, tegak, pantang menyerah, kompak, rukun, dan bersatu dalam membangun daerah.
"Kita harus bekerja lebih keras dalam menjemput ketertinggalan dari daerah lain di Sumatera Barat," ungkap dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?