Suara Sumatera - Presenter Vicky Prasetyo selain terkenal dengan gaya bicaranya yang unik, ia juga dikenal sebagai pesohor yang kerap nikah lalu bercerai.
Vicky Prasetyo bahkan diisukan sudah menikah sebanyak 24 kali. Namun, pernyataan tersebut hanya candaan semata.
Mantan suami Kalina Oktarani tersebut mengaku hanya menikah empat kali.
Vicky Prasetyo baru-baru ini menjadi bintang tamu Podcast di kanal YouTube dr Richard Lee, MARS.
Dalam momen tersebut ia mengatakan bahwa perempuan yang paling membuatnya susah lupa ialah istri pertama, yakni Rama Nuraini.
Diketahui, ia menikahi Rama Nuraini pada tahun 2005 dan dikaruniai tiga orang anak.
Vicky Prasetyo pun mengungkapkan alasan mengapa Rama Nuraini menjadi sosok perempuan yang spesial di matanya.
Menurutnya, istri pertamanya tersebut memiliki pribadi yang apa adanya.
"Kalau ditanya (siapa yang paling spesial), yang pertama. Karena yang pertama itu kita bersama bukan as a Vicky Prasetyo yang sekarang, tapi sebagai Vicky Prasetyo yang dulu apa adanya," ujar Vicky dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Kamis (12/1/2023).
Baca Juga: Jokowi Tak Bisa Sembunyikan Rasa Tak Nyaman, Rocky Gerung: Dibully Megawati Habis-habisan!
Vicky Prasetyo mengaku dulunya tak memiliki apa-apa. Ia hanya seorang anak band metal yang jadwal manggungnya tak menentu.
Bahkan, ia menyebut, untuk menyambung hidupnya harus rela melakukan pekerjaan apapun, salah satunya menjadi juru parkir.
"Kita gak punya apa apa, kita hanya anak band metal yang nyanyi juga kadang-kadang, kerja markir juga. Ya gak jelas lah, tapi dia tetap ada sama-sama sampai kita punya anak, berjuang bersama," terang Vicky.
Dia menilai Rama Nuraini, sang istri pertama, adalah perempuan yang hebat. Kata Vicky, sampai dengan saat ini tak ada satupun perempuan yang dapat menggantikan posisi di hatinya.
Hal itu pun bukan tanpa sebab, pasalnya, Vicky merasa sampai dengan saat ini ketulusan yang dimiliki Rama paling terlihat.
"Rama yang pertama itu, dia wanita hebat menurut saya. Sampai saat ini Rama Nuraini itu kalau dibandingkan tidak ada satu wanita pun yang bisa menggantikan posisi dia sampai sekarang, saya bersaksi akan itu," ulas dia.
"Bukan berarti meng-compare dia lebih baik daripada yang lain, tapi dari perjalanannya, ketulusannya. Dia paling bisa saya liat sampai sekarang," sambung Vicky Prasetyo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement