Suara Sumatera - Beberapa waktu lalu sempat viral video Ketua DPR RI Puan Maharani membagi-bagikan kaos ke masyarakat sambil cemberut.
Dalam video yang beredar, terlihat Puan Maharani melempar kaos di tengah-tengah masyarakat dengan mimik wajah marah dan cemberut.
Gara-gara video ini, Puan Maharani menjadi sasaran hujatan netizen karena dianggap tidak ikhlas memberi kaos ke masyarakat.
Puan Maharani akhirnya meminta maaf atas kejadian yang viral itu saat berbincang di acara Rosi bersama Rosiana Silalahi.
"Mba, Puan judes amat? Apa sih yang terjadi sebenarnya?" tanya Rosi setelah memutar video Puan Maharani membagikan kaos dengan wajah cemberut dikutip dari Youtube Kompas TV.
Puan lalu menyatakan permintaan maafnya atas peristiwa tersebut.
"Hadeeuh. ya pokoknya atas kejadian itu pada kesempatan ini saya minta maaf kalau kemudian kok judes banget sih, kok cemberut banget saya minta maaf," ujar anak Megawati Soekarnoputri ini.
Menurut Puan Maharani, saat itu situasinya sangat panas dan banyak masyarakat yang ingin salaman dan meminta kaos.
"Tapi kemudian tim yang ada di lapangan itu harusnya lebih sigap untuk membantu saya dalam membagi-bagi kaos itu tapi ternyata tidak sesuai dengan harapan. Jadi kemudian ya terjadilah hal seperti itu," ujar dia.
Baca Juga: Final Piala AFF 2022: Waspada Jurus Pamungkas Thailand dari Theerathon Bunmathan
Sebagai manusia, Puan mengakui ada juga kadangkala dirinya sedang bad mood.
"Panas, rakyat banyak, situasi tidak mendukung dan lain sebagainya tapi intinya saya minta maaf kalau kemudian itu bikin sepertinya kok gini sih," beber Puan lagi.
"Sebenarnya Mba Puan marah dengan timnya?" tanya Rosi.
Puan Maharani membenarkan bahwa saat itu ia tidak marah dan cemberut ke masyarakat melainkan ke timnya yang tidak sigap.
"Karena saya anggap sudah tidak kondusif yaudah saya kemudian naik mobil. Ga ada maksud apa-apa juga.
Ngapain sih kita marah-marah Ros kalau ga perlu marah, ngapain sih kita jutek," kata Puan.
Peristiwa menjadi pelajaran berharga bagi seorang Puan Maharani sehingga ia mengaku tidak akan mengulanginya lagi.
"Sangat menjadi pelajaran berharga dan ga boleh terulang, pemimpin dalam situasi apapun ya tetap harus senyum," papar Ketua DPP PDIP bidang politik ini.
Berita Terkait
-
'Ibu Sayang dan Hormat ke Pak Jokowi' Kata Puan Maharani Tanggapi Pidato Megawati yang Dituduh Hina Presiden
-
Kenang Perjuangan Masuk Politik hingga Ingat Pesan Ibu Mega, Tangis Puan Maharani Pecah di TV: Merasakan Berat Banget
-
'Panas Banget, Bad Mood' Puan Maharani Minta Maaf Soal Video Bagi Kaos Sambil Cemberut
-
'Deg-degan Kok Perempuan Terus yang Disebut' Puan Maharani Tanggapi Kode-Kode Megawati Soal Capres di HUT PDIP
-
Megawati Nangis Kalau Jokowi Dibully, Puan Maharani Heran Ibunya Selalu Keras Bela Presiden: Beliau Kan Bukan Keluarga
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung