Suara Sumatera - Sebuah video yang menunjukkan ibu-ibu yang sudah tua mandi lumpur dan disiarkan langsung di media sosial menjadi viral.
Dalam video yang diunggah akun TikTok @intan_komalasari92, tampak orang tua diduga pemilik akun berada di kolam yang berisi air kotor.
Selanjutnya, ibu renta itu akan menyiramkan tubuhnya dengan air lumpur tersebut. Aksi itu disiarkan langsung oleh pemilik akun. Ramai yang mengomentari konten tersebut sebagai penyiksaan terhadap orang tua tua hanya demi viral.
Aksi nyeleneh itu disebut sebagai fenomena ngemis online karena dianggap untuk mendapatkan uang dari penukaran koin yang diberikan oleh para penonton live streaming.
Salah satu khalayak yang ikut miris dengan konten mandi lumpur ini yakni pengusaha Jhon LBF. Dirinya mengirimkan pesan kepada pemilik akun @intan_komalasari92.
"Saya minta Anda hentikan siksa orang tua! Sebagai gantinya Anda bisa kerja di perusahaan saya," tulis Jhon dalam keterangan di video TikTok @jhon.lbf_official dilihat Selasa (17/1/2023).
Jhon berharap agar itikad baiknya ini mendapatkan respons baik dari pemilik akun itu. Tak dinyana, pemilik akun malah meminta uang Rp 200 juta kepada Jhon.
"Assalamu’alaikum Mas Jhon. Kalau Mas Jhon tidak mau melihat kami live streaming seperti ini transfer kami Rp 200 juta Mas Jhon," kata akun @intan_komalasari92 dalam video di akun Tiktoknya.
Pemilik akun berjanji bila permintaannya dipenuhi maka tidak akan mengulangi perbuatannya lagi, dan uangnya itu akan digunakan untuk modal usaha.
Baca Juga: Indonesia Negara Nomor Satu Main HP Terlama di Dunia, Sehari Bisa 5,7 Jam
"Transfer kami Rp 200 juta untuk modal usaha di keluarga kami supaya kami tidak melakukan live streaming seperti ini di TikTok. Kami janji tidak akan melakukan live streaming seperti ini jika sudah ditransfer Mas Jhon," katanya.
Sontak saja respons pemilik akun @intan_komalasari92 langsung mendapat komentar dari nitizen.
"Buset dikasih hati malah minta jantung," kata nitizen.
Nitizen lainnya menilai tindakan pemilik akun merupakan pemerasan, bahkan ada warganet yang mencolek polisi.
"Ini termasuk pemerasan juga, gampang kali ngomong nya," ungkap nitizen.
"Bukan masalah livenya bang, tapi abang dah memperkerjakan orang tua itu," timpal nitizen.
Tag
Berita Terkait
-
Geger Ibu-ibu Mandi Lumpur Demi Cuan, TikToker Ditawari Pekerjaan Malah Minta Uang Rp 200 Juta
-
Diisukan Punya Darah Cendana, Tiko Kini Diangkat Adik Pengusaha Jhon LBF Hingga Ditawari Gaji Rp10 Juta
-
Disebut Numpang Tenar, Jhon LBF Ungkap Motifnya Bantu TIko dan Ibu Eny
-
Heboh Tiko Tolak Tawaran Kerja Digaji Rp 10 Juta, Alasannya Makjleb
-
Alasan Pengusaha Sukses Tawari Tiko Kerja dengan Gaji Rp10 Juta Perbulan Tak Terduga: Saya Kayak Flashback!
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Rupiah Melemah, Biaya Produksi Pertanian di Jogja Naik, Pemda DIY Siapkan Pemetaan Dampak ke Petani
-
Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB
-
Real Madrid Umumkan Jose Mourinho usai Pertandingan Lawan Athletic Club
-
Diseret Isu Pesugihan Gunung Kawi, Sarwendah: Namaku Clickbait Banget
-
Cristiano Ronaldo akan Jadi Pemain Pertama yang Tampil di 6 Edisi Piala Dunia
-
Banjir Hadiah di Indogrosir Padalarang dan Sembako Gratis dari BRI!
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas
-
Warga RW 11 Kayumanis Bogor Pasang Spanduk Protes, Tegas Tolak Proyek PSEL di Pemukiman
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak