/
Selasa, 17 Januari 2023 | 19:23 WIB
Jhon LBF Tawarkan Kerja ke Ibu-ibu konten ngemis online mandi lumpur. (TikTok @jhon.lbf_official)

Suara Sumatera - Sebuah video yang menunjukkan ibu-ibu yang sudah tua mandi lumpur dan disiarkan langsung di media sosial menjadi viral.

Dalam video yang diunggah akun TikTok @intan_komalasari92, tampak orang tua diduga pemilik akun berada di kolam yang berisi air kotor.

Selanjutnya, ibu renta itu akan menyiramkan tubuhnya dengan air lumpur tersebut. Aksi itu disiarkan langsung oleh pemilik akun. Ramai yang mengomentari konten tersebut sebagai penyiksaan terhadap orang tua tua hanya demi viral. 

Aksi nyeleneh itu disebut sebagai fenomena ngemis online karena dianggap untuk mendapatkan uang dari penukaran koin yang diberikan oleh para penonton live streaming.

Salah satu khalayak yang ikut miris dengan konten mandi lumpur ini yakni pengusaha Jhon LBF. Dirinya mengirimkan pesan kepada pemilik akun @intan_komalasari92.

"Saya minta Anda hentikan siksa orang tua! Sebagai gantinya Anda bisa kerja di perusahaan saya," tulis Jhon dalam keterangan di video TikTok @jhon.lbf_official dilihat Selasa (17/1/2023).

Jhon berharap agar itikad baiknya ini mendapatkan respons baik dari pemilik akun itu. Tak dinyana, pemilik akun malah meminta uang Rp 200 juta kepada Jhon.

"Assalamu’alaikum Mas Jhon. Kalau Mas Jhon tidak mau melihat kami live streaming seperti ini transfer kami Rp 200 juta Mas Jhon," kata akun @intan_komalasari92 dalam video di akun Tiktoknya.

Pemilik akun berjanji bila permintaannya dipenuhi maka tidak akan mengulangi perbuatannya lagi, dan uangnya itu akan digunakan untuk modal usaha.

Baca Juga: Indonesia Negara Nomor Satu Main HP Terlama di Dunia, Sehari Bisa 5,7 Jam

"Transfer kami Rp 200 juta untuk modal usaha di keluarga kami supaya kami tidak melakukan live streaming seperti ini di TikTok. Kami janji tidak akan melakukan live streaming seperti ini jika sudah ditransfer Mas Jhon," katanya.

Sontak saja respons pemilik akun @intan_komalasari92 langsung mendapat komentar dari nitizen.

"Buset dikasih hati malah minta jantung," kata nitizen.

Nitizen lainnya menilai tindakan pemilik akun merupakan pemerasan, bahkan ada warganet yang mencolek polisi.

"Ini termasuk pemerasan juga, gampang kali ngomong nya," ungkap nitizen.

"Bukan masalah livenya bang, tapi abang dah memperkerjakan orang tua itu," timpal nitizen.

Load More