Suara Sumatera - Perseteruan Nikita Mirzani dan Bunda Corla nampaknya makin memanas. Hal tersebut berawal dari sindiran Nikita terhadap Bunda Corla.
Salah satunya, Nikita Mirzani yang menuduh Bunda Corla menunggak pajak di Jerman sekitar 500 ribu euro, atau sekitar Rp8 miliar.
Bunda Corla pun lantas membantahnya. Dengan gaya yang ceplas ceplos ia membuktikan bisa keluar dari Jerman untuk terbang berlibur ke Indonesia. Artinya tidak ada masalah.
"Kalau orang punya masalah, tidak akan bisa holiday ke Indonesia karena punya kasus," ungkap Bunda Corla dikutip Jumat (20/1/2023).
Polemik Nikita Mirzani dengan Bunda Corla mendapat reaksi dari sejumlah pihak, termasuk Om Bule Maxi Andrea.
Pria bule yang dikenal sebagai tiktoker tersebut mendukung pernyataan Bunda Corla.
"Maaf, Jerman bukan negara abal-abal." ujar pria yang juga berprofesi sebagai guru Italia-Inggris ini dalam video yang ia unggah pada Kamis (19/1/2023).
"Benar sekali apa yang dikatakan Bunda Corla. Jerman itu adalah negara terkuat di Eropa dan negara G7. Negara terkuat setelah Amerika, China, habis itu ada Jerman," sambung Maxi Andrea.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sistem birokrasi dan pemerintahan di Jerman sangat ketat, apalagi terhadap warga negara asing (WNA) yang bekerja di Jerman.
Baca Juga: Kisah Cinta Andin dan Aldebaran di Ikatan Cinta Berakhir Tragis, Netizen Protes: Sadis Kejam!
Kata Maxi Andrea, Bunda Corla sendiri diketahui bekerja di McDonald's Jerman, sehingga tak mungkin bermasalah dengan pemerintah.
"Karena namanya tercatat jika dia bermasalah, apalagi dia tidak bayar pajak, dan boro-boro bisa keluar dari Jerman karena di bandara saja, dia akan ditahan karena ada hal-hal yang outstanding (mencolok), yaitu tidak bayar pajak, dan menjadi buron," terang dia.
Maxi Andrea pun membandingkan Jerman dengan Indonesia. Berbeda dari Jerman, menurut dia, para pelanggar peraturan di Indonesia masih bisa bersembunyi.
Bahkan, ia menjelaskan pula soal tax amnesty di Indonesia. Menurut dia, Menkeu Sri Mulyani melakukan tax amnesty karena Indonesia masih dalam perbaikan bernegara.
Bukan cuma Jerman, lanjut Maxi Andrea, Selandia Baru juga memiliki peraturan yang ketat. Ia pun menceritakan pengalamannya menyewa mobil di sana.
Saat hendak meninggalkan negara tersebut, ternyata di bandara, ia mendapati namanya tercatat punya denda dari perusahaan rental mobil, sehingga harus melunasi dulu jika ingin kembali ke Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Mudik Ceria Saloka 2026: Spektakuler Baru Klinthing Show & Kuliner Legendaris Sambut Lebaran!
-
One Way Arus Balik Lebaran Jalur Pantura sampai Tanggal Berapa?
-
Perlahan Pulih dari Bencana, Lebaran Dimeriahkan Balap Robin di Subulussalam Aceh
-
Dahulu Direndahkan, Calvin Verdonk di Ligue 1 Kini Dipuji Habis-habisan
-
Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya
-
Sinopsis They Will Kill You: Terjebak Ritual Sekte di Gedung Pencakar Langit
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
7 Mobil 5 Seater yang Mungil tapi Mesinnya Awet untuk Jangka Panjang
-
RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen