Suara Sumatera - Masih ingat dengan aksi pencurian anjing dengan cara yang teramat sadis dengan cara diracun di Jalan Pukat VII Medan Tembung.
Kasus pencurian anjing ini telah dilaporkan ke Polsek Percut Sei Tuan. Laporan ini tertuang dalam dalam nomor STTLP/2371/XII/2022/SPKT Percut Sei Tuan.
Namun demikian hingga saat ini pelaku pencurian masih berkeliaran. Padahal pelakunya telah teridentifikasi wajahnya lewat rekaman kamera pengintai.
Tak mau pelaku pencurian ini bebas begitu saja, pemilik anjing bersama dengan komunitas pecinta hewan menggelar sayembara.
Bagi masyarakat yang bisa memberikan informasi atau menemukan pelaku akan ada hadiah puluhan juta. Dalam selebaran sayembara itu, terlihat wajah pelaku yang terekam kamera pengintai saat sedang beraksi mencuri anjing.
"Sayembara terbuka. Bagi yang bisa memberikan informasi keberadaan hingga ditangkapnya terduga pelaku peracunan anjing, pencurian, penyiksaan hewan serta tindak pidana memasuki properti orang lain tanpa ijin," tulis Ketua Animal Defender Indonesia, Doni Herdaru melalui akun instagramnya, Sabtu (21/1/2023).
Doni menjelaskan identitas pelaku yang sedang di-wanted tersebut bernama Bemo.
"Nama panggilan: Bemo. Lokasi terakhir terlihat Perumnas Mandala, Medan. Update hadiah: Rp. 36.000.000," ujar Doni.
"Bagi yang mengetahui keberadaan Bemo, bisa menghubungi WhatsApp 08989123789 atau menginfokan pada Reskrim Polsek Percut Sei Tuan," sambungnya.
Baca Juga: Berbeda dengan Tiongkok yang Tahun Kelinci, Ini Shio Tahun Baru Imlek di Vietnam
Diberitakan, video yang menunjukkan aksi pencurian anjing di Kota Medan, viral di media sosial. Dalam video terlihat pelaku berjumlah dua orang, nekat menggasak anjing yang berada di dalam rumah.
Dari rekaman kamera pengintai, tampak kedua pelaku beraksi mengendarai sepeda motor berhenti di dalam rumah korban.
Meski rumah pelaku memiliki pagar besi tinggi ternyata tak menyurutkan niat pelaku untuk melancarkan pencurian. Salah seorang pelaku lalu melemparkan sesuatu benda yang sudah diberi racun dari balik pagar ke arah anjing tersebut.
Tragis bagi anjing tersebut, usai diberi racun, hewan peliharaan itu pun menjadi sempoyongan. Melihat itu, salah seorang pelaku lalu memanjat pagar dan menarik paksa anjing itu keluar.
Parahnya lagi, usai berhasil melakukan pencurian, pelaku dengan sadis menyeret anjing itu naik sepeda motor sembari meninggalkan lokasi pencurian.
Pemilik hewan sempat keluar rumah untuk melihat apa yang terjadi. Tapi, pelaku sudah kabur meninggalkan lokasi bersama dengan anjing peliharaannya.
Berita Terkait
-
Hp Aurel Hermansyah Hilang di Stadion GBK, Pelaku Diduga Meraba-raba saat Mencuri
-
Demi Penuhi Permintaan Orang Tua, Cewek Mapan Nekat Bikin Sayembara Kawin Kontrak
-
'Sekelas Pemerintah Ngemis Terima Kasih' Kontroversi Pemkot Depok Bikin Sayembara Video ke Warganya
-
Butuh Informasi Pelaku Curat, Polisi di Sumsel Bikin Sayembara Berhadiah Rp 5 Juta
-
4 Artis Buat Sayembara cari Haters, Dewi Perssik Sampai Janjikan Uang Rp100 Juta
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
Kapan Tiket Kereta Tambahan Lebaran 2026 Dibuka? Jangan Sampai Ketinggalan Jadwalnya
-
22 Kode Redeem FC Mobile 7 Februari 2026, Prediksi Hadirnya CR7 dan Messi OVR Tinggi
-
4 Simbol Tersembunyi di Balik Kelezatan Kuliner Imlek
-
Film Anime To You in the Beyond Siap Sapa Penggemar pada Musim Gugur 2026
-
Seni Melambat: Mengapa Kita Tidak Perlu Selalu Merasa Terburu-buru?
-
Rahasia Pakar Kuliner: Kenapa Makanan Imlek Punya Simbol Damai dan Kekayaan?
-
5 Cara Memilih Sunscreen Nyaman, Anti Lengket dan Anti Perih di Mata
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan