Suara Sumatera - Masa lalu selebgram Bunda Corla makin menjadi perhatian publik. Hal ini pun imbas dari kelakukan Nikita Mirzani yang terus menghujat sekaligus menyebarkan cerita masa lalu Bunda Corla.
Tidak hanya masa lalu, Nikita Mirzani pun sempat menyebut jika Bunda Corla sebagai sosok pekerja seks yang hidup merana di Jerman. Bahkan Bunda Corla pun disebut sebagai pemakai narkoba. Selain Nikita Mirzani, sosok pengacara Farhat Abbas pun melakukan hal serupa.
Dia tidak yakin jika Bunda Corla ialah sosok perempuan. Farhat Abbas menyakini jika Bunda Corla ialah seorang transgender. Tidak hanya dituding sebagai transgender, Farhat Abbas pun menjerat selebgram yang menetap di Jerman tersebut dengan UU Pornografi dan UU ITE.
Bunda Corla juga disebut tidak mencontohkan budaya perempuan ketimuran, Indonesia. Dengan segala tudingan tersebut, ada sosok teman kecil yang akhirnya buka suara.
Akun TikTok @shatinika, mengungkapkan bahwa ia merupakan teman kecil Bunda Corla.
“Hai semua, kali ini buat VT nya berdua ya, kenalin ini Bunda Deni temen SMP nya Bunda Corla, kalo Bunda ini temen remajanya Bunda Corla,” jelasnya, dikutip dari TikTok @shatinika, Minggu (29/1/2023).
Teman lama Bunda Corla ini pun mengungkapkan bahwa Bunda Corla dulu sering dipanggil Indri dengan bentuk badan yang memang sudah terbentuk dan luwes menari.
“Nama aslinya Bunda Corla kan Chintya Prisillia, tapi kita manggilnya Indri, beliau itu temen kita waktu kecil dulu, beliau itu baik, suka humor, rame, heboh, cantik banget orangnya, body nya aduhay,” terangnya.
Tidak hanya itu, teman Bunda Corla ini pun memberikan support agar jangan mendengarkan tuduhan-tuduhan di luar sana dan tetap menjaga kesehatan.
Baca Juga: Dibintangi IU dan Park Bo Gum, Intip 4 Fakta You Have Done Well
“Jadi kita pengen support Bunda Corla, tetap semangat, tetap kuat, jangan dengarkan suara sumbang di luar sana, saat ini bintang sedang berada di tangan mu, jadi Indri, teman yang ramah, heboh, tetep apa adanya, natural, jaga kesehatan,” pungkasnya.
Bunda Corla dikabarkan akan kembali ke Jerman pada akhir Januari 2023 ini.
Berita Terkait
-
Hotman Paris Bantah Lapor Polisi, Nikita Mirzani: Semangat Ya Netizen
-
Bikin Farhat Abbas Keok, Sahabat Masa Remaja Ungkap Fakta Bunda Corla: Perempuan 100%
-
Bunda Corla Ngomel Jalanan Jakarta Macet, Warganet: Siap-siap Diomelin
-
Suka Menimbulkan Kontroversi, Intip 8 Perjalanan Karier Nikita Mirzani yang Dimulai dari Ajang Pencarian Jodoh
-
Bunda Corla Akhirnya Icip McDonald's di Indonesia, Publik: Diaudit Langsung dari McD Jerman
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Polisi Bongkar Prostitusi Twin Tower Surabaya, Satu Tersangka Diamankan
-
Klasemen Liga Prancis: PSG Belum Nyaman di Puncak, Calvin Verdonk Cs Menguntit
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Aktivitas Vulkanik Terekam Dua Kali Sehari
-
Sinopsis Film Ayah Ini Arahnya Kemana Ya?, Ketika Sosok Kepala Keluarga Tak Lagi Jadi Kompas