Suara Sumatera - Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo, sering mendapat ejekan selama menjalani persidangan kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Salah satu ejekan yang sering dialamatkan ke Putri Candrawathi adalah perempuan tua. Hal ini tampaknya membuat Putri tidak nyaman.
Ia pun menumpahkan isi hatinya tatkala diberi kesempatan bicara pada persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (30/1/2023).
"Saya dituduh berdusta dan mendramatisir situasi. Saya dituding sebagai perempuan tua yang mengada-ada," kata Putri Candrawati.
Putri mengaku bingung dengan posisinya saat ini. Ketika ia memilih diam, publik mendesaknya untuk bicara. Saat dirinya bicara, publik justru menghinanya.
"Ketika saya memilih diam, publik mendesak saya untuk bicara. Namun, ketika saya bicara, kembali muncul komentar dari pengamat yang tidak mengetahui kejadian sebenarnya," sambungnya.
Oleh karena itu, Putri Candrawati mengeluarkan seluruh keresahan hati imbas banyaknya komentar miring netizen.
"Apapun yang saya lakukan menjadi salah di mata mereka," pungkasnya.
Cuplikan unggahan video sidang lanjutan Ferdy Sambo ini menyebar luas di sejumlah akun gosip dan menjadi perbincangan hangat netizen.
Baca Juga: Hasil IBL 2023: Bertarung Sengit, Dewa United Kalahkan Satya Wacana 79-72
"Putri Candrawati mengaku dituding perempuan tua," tulis akun gosip @contentexplore, ditilik pada Senin (30/1/2023).
Berita Terkait
-
Jaksa Balas Pleidoi Putri Candrawathi: Sebut Cuma Cari Simpati, Singgung Cara Agama Hormati Wanita
-
JPU Minta Hakim Vonis 12 Tahun Penjara dan Abaikan Pledoi Richard Eliezer
-
Jaksa Akui Dilema Saat Tuntut Bharada E 12 Tahun Penjara di Kasus Brigadir Yosua
-
JPU: Richard Eliezer Tembak Yosua bukan karena Takut dengan Ferdy Sambo
-
Jaksa Tolak Pembelaan Bharada E, Sebut Kuasa Hukum Keliru
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim