Suara Sumatera - Isu mengenai penculikan anak semakin santer membuat resah masyarakat. Teranyar, kabar menggegerkan mengenai penculikan anak SD terjadi di Perumnas Mandala, Medan.
Kabar itu menyebutkan pelaku ditangkap sampai-sampai dibakar massa hidup-hidup dan disebut beredar di media sosial. Warga yang menerima informasi adanya anak SD culik lalu melaporkannya kepada pihak berwajib.
Polda Sumut dan Polrestabes Medan sampai turun tangan mengecek pesan berantai berisi voice notes mengenai penculikan anak SD dan pelakunya dibakar massa.
"Terjadi di Perumnas Mandala Medan, penculikan anak SD. Pelakunya dibakar massa. Penculik anak di Jalan mandala medan ketangkap dibakar hidup-hidup," bunyi voicenote.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menjelaskan informasi terkait penculikan anak itu tidak benar atau hoaks.
"Hasil pelaksanaan penyelidikan, informasi itu tidak benar," kata Hadi, Sabtu (4/2/2023).
Hadi menjelaskan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi, mulai dari guru, penjaga sekolah, kepala sekolah, dan warga.
Namun, polisi memperoleh keterangan tidak benar adanya kejadian percobaan penculikan anak di seputaran sekolah maupun juga di luar gerbang sekolah.
"Begitu juga dengan nama anak yang disebutkan diculik itu, juga tidak ada nama siswa yang terdaftar di sekolah," ungkapnya.
Baca Juga: Bertemu dengan Menhan Turki, Prabowo Subianto: Kami Baru Saja Menandatangani Perjanjian Bersejarah
Saat ini pihaknya sedang melakukan penelusuran mendalam dan memburu siapa orang yang membuat pesan berantai penculikan anak ini yang sudah membuat kepanikan massal.
"Ditreskrimsus (Subdit Siber) saat ini sedang mencari asal atau pelaku pembuat konten (penculikan anak) dan yang menyebarkan," pungkas Hadi.
Tag
Berita Terkait
-
Pastikan Tak Ada Kasus Penculikan Anak di Jember, Kapolres Imbau Masyarakat Tak Panik
-
Sekda Badung Minta Masyarakat Waspada Potensi Penculikan Anak Saat Pulang Sekolah
-
Kasus Penculikan Anak SD di Kabupaten Solok Juga Rekayasa, Orang Tuanya Minta Maaf
-
Cek Fakta: Video Penculikan Anak di Wisma Asri Bekasi, Korban Dimasukkan ke Dalam Karung, Benarkah?
-
Heboh Isu Penculikan Anak, Sekolah di Bandar Lampung Perketat Penjagaan
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam