Suara Sumatera - Helikopter yang ditumpangi Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono dan rombongan mendarat darurat di kawsan Bukit Tamiai, Kerinci, Jambi. Mereka semua dalam kondisi selamat, namun mengalami sejumlah luka.
Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Krishna Murti mengunggah kabar terbaru terkait kondisi korban. Dalam video yang diunggah di akun Instagramnya, terlihat proses evakuasi para korban. Video itu juga meliputi adanya ucapan dalam grup Whatsapp kepada orang yang menjadi korban kecelakaan helikopter.
Krishna Murti menyebut bahwa Kapolda Jambi sering kali melakukan puasa sunnah Senin dan Kamis. Hal ini menurutnya menjadi salah satu hal yang membuat rombongan selamat dalam kecelakaan itu.
"Kapolda Jambi tidak makan daging, tidak makan nasi, selalu puasa Senin Kamis. Mungkin ini salah satu kekuasaan yang ditujukkan oleh Allah SWT kepada manusia yang beriman," tulisnya dikutip Selasa (21/2/2023).
Dirinya menyebut salah satu korban selamat yang tergabung dalam rombongan itu adalah adik asuhnya, yaitu Kombes Pol Andri Ananta.
"Mau sedih tapi juga gembira karena alhamdulillah sahabat saya Kapolda Jambi, juga adik asuh saya KBP Andri Ananta @andrianantayudhistira serta rekan-rekan lainya penumpang heli Polri akhirnya selamat. Segala puji kami panjatkan hanya kepada Allah SWT," ujarnya.
"Dapat kabar langsung di TKP dari salah satu korban yang selamat Andri Ananta.
Semangt dan tetap setill ya dinda #kmupdates," sambungnya.
Unggahan video Krishna Murti mendapat beragam komentar dari nitizen.
"Bpk kapolda jambi mantan kapolres cimahi 2010 beliau tidak pernah ketinggalan sholat subuh berjamaah di mesjid dan puasa senin kamis, insyaAllah orang sholeh dilindungi oleh penciptanya," tulis nitizen.
Baca Juga: 5 Manfaat Puasa untuk Kesehatan, Salah Satunya Bisa Mengontrol Gula Darah
"Alhamdulillah lekas sehat kembali," tulis nitizen lainnya.
"Pangkat bukan segalanya tapi kebersamaan inilah yang akan selalu dikenang baik atasan maupun anggota alhamdulillah sehat selalu semuanya," kata nitizen.
Tag
Berita Terkait
-
Empat Berhasil Dibawa ke RS Bhayangkara, Tim SAR Gabungan Masih Berupaya Evakuasi Kapolda Jambi dan Tiga Korban Lain
-
BREAKING NEWS: 4 Korban Helikopter Kapolda Jambi di Kerinci Berhasil Dievakuasi Lewat Udara
-
Cuaca Buruk, Kapolri Tambah Personel Upayakan Evakuasi Korban Rombongan Helikopter Kapolda Jambi Lewat Jalur Darat
-
Polri Upayakan Modifikasi Cuaca untuk Evakuasi Kapolda Jambi
-
Tim SAR Gabungan Siap Evakuasi Rombongan Helikopter Kapolda Jambi
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan