/
Kamis, 02 Maret 2023 | 11:01 WIB
Ilustrasi sembako di pasar. (KlikKaltim.com)

Suara Sumatera - Puluhan orang menjadi korban diduga penipuan kasus jual beli sembako murah di Banda Aceh.

Para korban yang merupakan kaum ibu-ibu tertipu membeli sembako murah yang menyebabkan kerugian total mencapai Rp 2 miliar lebih.

"Jumlah korban yang tertipu membeli sembako murah mencapai lebih dari 60 orang. Para korban merupakan ibu-ibu," kata Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh Kompol Fadillah Aditya Pratama melansir Antara, Kamis (2/3/2023). 

Fadhillah menjelaskan kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Dirinya meminta masyarakat yang menjadi korban segera membuat laporan dengan membawa barang bukti.

"Kasus ini telah masuk dalam tindak pidana penipuan lantaran para korban telah membeli sembako kepada seseorang berinisial NB dengan harga murah itu. Namun sembako tak kunjung diterima, sehingga dalam kasus ini korban merasa dirugikan," ujarnya.

Adapun sembako yang dijual mulai dari minyak goreng, beras, gula pasir dan sirup. Para korban membeli dengan tujuan untuk menjualnya kembali.

Bisnis ini dilakukan secara offline atau dari mulut ke mulut, lalu para korban tertarik karena harga sembako yang ditawarkan relatif murah dibandingkan dengan toko grosir lainya.

Para korban kemudian mentransfer sejumlah uang kepada terduga pelaku tapi sembako tersebut tak kunjung diterima oleh korban.

"Saat ini kami masih terus mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi untuk dilakukan penyelidikan lanjutan," katanya. 

Baca Juga: Viral Polisi Naik Motor Lewati Jalur Mobil di Jembatan Suramadu

Load More