Suara Sumatera - Media sosial diramaikan dengan kabar yang menyeret nama Menkopolhukam Mahfud MD, Ketua KPK Firli Bahuri dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Dalam narasi yang beredar itu, Mahfud MD disebut mengendus kongkalikong Firli Bahuri dengan Anies Baswedan terkait Formula E agar tak diusut.
Informasi itu disebaran oleh akun Facebook bernama Lavolda melalui ungghan video dengan narasi liputan dari BBC NEWS pada 15 Februari 2023 yang berjudul:
"M4HFUD MD 3NDUS K0NGK4LIKONG FIRLI & ANIS P4NTAS F0RMULA E G4K DI USVT," demikian dikutip pada Minggu (5/3/2023).
Sementara pada pada thumbnail video pengunggah menyampaikan narasi sebagai berikut:
“HASIL AUDIT KPK PALSU !! ISTANA BERHASIL ENDUS KONGKALIKONG ANIS & FIRLI”.
Lantas benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Setelah ditelusuri Turnbackhoax.id--jaringan Suara.com, klaim yang menyatakan Mahfud MD mengetahui persekongkolan Firli dan Anies merupakan informasi keliru.
Ternyata, video dengan narasi tersebut merupakan hasil editan dari beberapa video yang tidak ada kaitannya dengan narasi yang disampaikan.
Baca Juga: Soal Putusan PN Jakpus, Mahfud MD Ajak KPU Lawan Habis-habisan
Video pertama yang dicuplik adalah video yang identik dengan liputan wawancara Agus Rahardjo sebagai Ketua KPK saat itu yang diunggah oleh akun Youtube BeritaSatu dengan judul: “Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, KPK Kembalikan Penyidik ke Polri” pada 31 Oktober 2017.
Video kedua yang dicuplik adalah video Menko Polhukam Mahfud MD yang meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menuntaskan kasus-kasus dugaan korupsi yang saat ini masih menggantung. Video tersebut diunggah oleh akun Youtube KOMPASTV pada tanggal 23 Juni 2020 dengan judul: “Mahfud MD: KPK Jangan Terlalu Banyak Menggantung Kasus”.
Cuplikan video lainnya sebenarnya merupakan video liputan dari KOMPASTV yang diunggah pada tanggal 10 Agustus 2020. Video tersebut meliput kunjungan kerja Ketua KPK Firli Bahuri di Polda Lampung.
Hal ini setelah Lampung menjadi daerah dengan kasus korupsi yang berakhir lewat operasi tangkap tangan atau OTT yang melibatkan banyak kepala daerah. KPK mencatat Provinsi Lampung berada pada urutan ke 8, dari 10 daerah dengan kasus tindak pidana korupsi tertinggi se Indonesia dalam kurun waktu 2004 – 2019.
Dilansir dari liputan KOMPASTV, Anies Baswedan hadir di KPK untuk memberikan keterangan terkait penyelenggaraan Formula E pada 4 Juni 2022.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, video dengan narasi tersebut kabar hoaks karena video gabungan beberapa video yang diedit dengan narasi yang tidak sesuai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Resep Nastar Wisman Terigu 1 Kg, Kue Lebaran Premium Aroma Lebih Harum
-
Huawei Mate X7 Resmi di Indonesia, HP Lipat Flagship Cocok Buat Upgrade THR Lebaran
-
Menteri Bahlil Batasi Ekspor Batu Bara, Prioritaskan Kebutuhan dalam Negeri
-
Promo Indomaret 14-23 Maret 2026: Popok Bayi, Body Care, dan Camilan Diskon Besar
-
Review Film Robot Dreams: Kisah Kehilangan dan Harapan dalam Sebuah Animasi
-
15 Jawaban Lucu untuk Pertanyaan "Kapan Nikah" saat Lebaran, Anti Baper
-
Ramadan dan Etika Perang: Apakah Kemanusiaan Masih Punya Tempat?
-
Xiaomi Watch S5 Siap Meluncur, Smartwatch Mewah dengan eSIM dan Baterai Awet
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Bayar Pajak Kendaraan di Riau Makin Mudah, Cukup Fotocopy KTP dan Surat Pernyataan