/
Senin, 13 Maret 2023 | 11:03 WIB
Video petugas pembawa uang bersimbah darah ditempak perampok. [Ist]

Suara Sumatera - Kasus perampokan bersenjata api yang mengakibatkan seorang petugas pembawa uang bersimbah darah ditembak di sebuah gerai ATM akhirnya terungkap.

Dua oknum TNI terlibat dalam aksi perampokan yang terjadi di gerai ATM Panin Bank, Jalan Tanjung Datuk, Kecamatan Limapuluh pada Minggu (5/3/2023) lalu.

Dari empat pelaku perampokan, dua di antaranya merupakan oknum tentara.

Danrem 031/Wirabima, Brigjen TNI Parlindungan menyatakan bahwa anggota yang terlibat telah diserahkan kasusnya ke Detasemen Polisi Militer (Denpom).

"Masih dalam tahap pengembangan di Denpom," kata Parlindungan dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Senin (13/3/2023). 

Terpisah, Dirkrimum Polda Riau Kombes Asep Darmawan menjelaskan masih mendalami kasus perampokan yang melibatkan dua oknum TNI.

"Sabar ya, tengah di dalami," terang Asep.  

Diketahui sebelumnya, aksi perampokan bersenjata api terjadi di sebuah gerai ATM di Pekanbaru. Video perampokan tersebut terekam CCTV.

Dalam video tersebut terlihat, nampak detik-detik petugas pengisi ATM masuk ke gerai membawa uang. Selang beberapa saat, pelaku pura-pura akan mengambil uang.

Baca Juga: Sempat DPO, Polisi Bunuh Seniornya di SPN Polda Riau Serahkan Diri Diantar Keluarga

Kemudian terjadilah penembakan terhadap petugas pembawa uang ATM. Korban ditembak di bagian perut bagian kanan dan langsung ditolong warga dilarikan ke rumah sakit.

Beruntug korban bernama Kurnia Illahi itu selamat. Namun, para pelaku berhasil membawa kabur uang sekitar Rp100 juta. 

Load More