Suara Sumatera - Sekda Riau SF Hariyanto masih menjadi perbincangan publik setelah sang istri disebut doyan pamer kekayaan di media sosial (medsos). Meskipun dirinya sudah mengklarifikasi bahwa barang tersebut merupakan palsu atau KW.
Seolah tak percaya, publik kembali membongkar jejak digital sang anak. Dalam video dan foto yang tersebar, terlihat anak Sekda Riau memamerkan jalan-jalan ke toko barang branded. Sang anak juga memperlihatkan tas branded ternama dunia yang dipakainya.
Belakangan, akun medsos anak Sekda Riau tersebut tak terpantau lagi seiring viralnya kabar tersebut.
Dari pantauan, baik di sosial media Instagram maupun Twitter, warganet nampak meragukan barang-barang mewah milik istri dan anak SF Hariyanto merupakan barang KW.
Netizen mempertanyakan pernyataan tersebut, sebab menggunakan barang KW juga sebuah kesalahan.
"Masa iya istri pejabat make barang KW? Kalaupun iya KW, Bukannya itu ilegal Pak? Seorang istri Sekda membeli dan menggunakan produk ilegal. Membeli = mendukung kegiatan pemalsuan," sebut warganet prskl_ape.
Selain itu, akun Twitter @partaisocmed yang memulai cuitan terkait kehidupan hedon istri SF Hariyanto juga menemukan suatu kejanggalan.
Si akun menilai sepatu yang dikenakan istri pejabat Riau itu dengan klarifikasi SF Hariyanto merupakan dua sepatu yang berbeda.
"Mohon maaf Pak Sekda Riau, sepatu Gucci KW-nya berbeda dengan yang di-flexing isteri Bapak. Itu Gucci Pearl Embellished Platform Sneakers lho. Mungkin terburu-buru beli 'barbuk' buat acara konpress?," cuit @partaisocmed dalam cuitannya.
Baca Juga: Makjleb, Serbuan Netizen Pada Sekda Riau yang Ngaku Tas Istrinya KW: Pakai Palsu Itu Ilegal, Pak!
Sebelumnya, SF Hariyanto akhirnya angkat bicara seiring viralnya sang istri yang dituding kerap memamerkan gaya hidup mewah alias hedon di medsos.
Pria yang akran disapa Anto itu merasa apa ramai di medsos tersebut tidak seperti kejadian sesungguhnya.
Dia menjelaskan terkait tas branded, sepeda Brompton hingga liburan ke luar negeri sang istri yang tengah menjadi bahan perbincangan.
Anto menjelaskan, tas branded yang dipakai sang istri tersebut merupakan produk palsu alias KW, termasuk tas yang disebut harganya Rp420 juta.
"Semua (tas) ini adalah palsu, semua KW," ucap Sekda Riau sambil menunjukkan semua tas di rumah dinasnya Jalan Gajah Mada Pekanbaru, Minggu (19/3/2023) malam.
Ia mengungkapkan tas-tas tersebut dibeli di ITC Mangga Dua Jakarta dengan nama toko online lorient_second di Instagram. Semua tas itu dibeli istrinya dengan harga kisaran Rp2 juta hingga Rp5 jutaan.
Sekda Riau juga menyinggung soal sepeda Brompton yang dipakai sang istri. Menurutnya, sepeda merek ternama tersebut cuma satu dan dibeli dengan cara dicicil.
"Brompton harga Rp15-20 juta dan (pembeliannya) dicicil," tuturnya.
Terkait kabar yang menyebut istrinya sering jalan-jalan ke luar negeri, ia menyatakan bahwa perjalanannya ketika tiket sedang promo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil