Suara Sumatera - Viral video yang memperlihatkan seorang pria tua meminta paksa pengendara mobil barang yang sedang bongkar muat. Modusnya uang bongkar muat.
Peristiwa disebut terjadi di Jalan MT Haryono Medan. Dalam unggahan akun Instagram @tkpmedan, terlihat pria tua itu mendatangi korban yang sedang mengeluarkan barang dari dalam mobil boks.
Dengan nada tinggi, pria itu meminta korban untuk membayar sejumlah uang. Korban pun menolak secara halus.
"Udah jangan bilang lucu, bayar. Jangan mengelak," kata pria tua yang memakai baju mirip seragam PNS Dinas Pasar Pemkot Medan, dikutip Minggu (2/4/2023).
Korban pun menjelaskan kalau mereka sedang proses bongkar muat. Dirinya meminta agar pria tersebut bersabar.
"Udah tunggu kami belum siap bongkar kok," ujarnya.
Namun, pria itu semakin mengamuk. Dirinya bersikukuh agar korban segera memberikan uang bongkar muat. Pria itu kemudian mengamuk dan mengancam memukul korban.
"Gak kutunggu siap bongkar. Apa! Kau kupecahkan kepala kau nanti sini," hardiknya.
Melihat ancaman itu, korban lalu memelas agar pria itu meminta dengan cara yang baik-baik.
Baca Juga: Kilang Pertamina Dumai Meledak: Rumah, Tempat Ibadah dan Sekolah Ikut Terdampak
"Banyak kali cakap kau, aku mintanya baik-baik," bentak pria tua itu.
Salah seorang teman korban yang merekam video dengan ponsel mengingatkan pelaku kalau tindakannya berbahaya dan dapat membuat polisi menangkapnya.
Bukannya ciut, pria tua tersebut malah mengaku tidak takut dengan polisi.
"Bahaya? Anukan, panggil Poltabes (Polrestabes Medan), panggil Poltabes sekarang," katanya dengan nada tinggi.
Sontak saja begitu diunggah di media sosial, video ini menjadi viral di media sosial. Nitizen pun menjadi riuh melihat maraknya aksi premanisme di Medan.
"Serius nanyak ya apa legal nya orang-orang macam gini? Minta-minta uang bongkar, padahal kan, uda ada supir sama kernet nya. Seolah-olah masalah yang macam ini uda menjamur dan sulit untuk di hilangkan.. ujung-ujungnya viral dan minta maaf selesai masalah.. nanti ada lagi orang lain buat kasus yang sama," kata nitizen.
Berita Terkait
-
Rekaman Percakapan Ibu Kandung dan Baby Sitter Viral di Detik-detik Bayi 15 Bulan Tewas di Rumah Pengasuhnya
-
Bertangan Mirip Popeye, Pria Pekanbaru Ini Sebut Ayahnya Pernah Bunuh Kepiting Besar
-
Viral Pocong Jadi-jadian Ditendang Warga hingga Jatuh Tersungkur
-
Sikap Food Vlogger Magdalena 'Minta Dijamu' Pemilik Restoran Dibandingkan dengan Kritikus Makanan
-
Viral Pemuda di Medan Berdoa Minta 'Lampu Pocong' Diikat Karena Tak Berfungsi
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
5 Rekomendasi Tempat Bukber Bersama Alumni Sekolah di Puncak Bogor untuk Ramadan 2026
-
K-Pop Bertemu Koplo, Uniknya Akulturasi Budaya di Film Terbaru Sheryl Jesslyn
-
Program MBG Genjot Produksi Keripik Tempe di Kampung Tempe Ngawi, Pelaku Usaha Senang!
-
Jangan Sampai Terjebak Macet! Cek 5 CCTV Online Tol Trans Jawa Sebelum Mudik Lebaran
-
Prabowo - Gibran Zakat di Istana! Baznas Gaspol Kejar Target Rp60 Triliun Demi Berantas Kemiskinan
-
Pengamat Nilai Fatwa Muhammadiyah Soal Kripto Perjelas Batas Halal Investasi Digital
-
Hati-hati! Penipuan Berkedok Toko 'Centang Biru' Marak Jelang Lebaran, Saldo Rekening Jadi Incaran
-
Dibuang ke Panti Jompo setelah Besarkan Anak, Kisah Pilu Nirina Zubir di Film Jangan Buang Ibu
-
OTT Bupati Cilacap: Syamsul Auliya Rachman dan 26 Orang Diduga Terkait Proyek Daerah!
-
Posko THR Kemnaker Terima 1.134 Konsultasi, Hari Ini Layanan Aduan Mulai Dibuka