Suara Sumatera - Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Medan menggelar aksi demo di depan Balai Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis.
Dalam aksinya, massa aksi menyampaikannya rapor merah kepada kinerja Wali Kota Medan Bobby Nasution yang mereka anggap tak sesuai janji manis saat kampanye.
Massa aksi menyoroti lima program prioritas yang belum sesuai harapan, yaitu penanganan kesehatan, penanganan kebersihan, penanganan infrastruktur, penanganan banjir, dan penataan kawasan heritage.
"Dari kelima program prioritas tersebut, hingga saat ini tidak ada yang terealisasikan secara signifikan," kata orator aksi seperti dilihat dari unggahan akun Instagram @bobbynst dikutip Minggu (2/4/2023).
Tak lama berorasi, Bobby Nasution lalu keluar menjumpai massa aksi. Ayah Panembahan Al Nahyan Nasution atau dipanggil Ketua Nahyan ini lalu memberikan tanggapan terhadap aspirasi mahasiswa.
"Banjir di kota Medan ini ada dua jenisnya, banjir luapan banjir ataupun banjir luapan sungai ataupun banjir drainase, (aliran) drainase ini semua dibuang ke sungai," kata Bobby.
Suami Kahiyang Ayu ini menyampaikan ada 12 sungai dan anak sungai di Medan yang masih perlu diperbaiki.
"Oleh karena itu, hari ini kami untuk mengimbangi sungai kita yang masih perlu diperbaiki ada 12 sungai dan anak sungai yang mengelilingi Kota Medan," ujarnya.
"Karena ini butuh kolaborasi butuh waktu pengerjaannya untuk pembersihan sungai dan anak sungai, kami buat solusi kami buat kolam retensi yang hari ini ada," sambungnya.
Baca Juga: Final Spain Masters 2023: Praveen / Melati Keok dari Wakil Denmark
Bobby juga menanggapi soal pedagang yang terdampak akibat pembangunan proyek infrastruktur di Medan.
"Kalau masalah pedagang, saya sudah sampaikan kalau kalian mau dicarikan tempat nggak selama masa pengerjaan? nggak mau," jelas Bobby.
Menantu Presiden Jokowi ini mengatakan kalau mereka bukan pesulap merah yang dapat dengan mudah menyulap Kota Medan menjadi lebih baik. Semua butuh proses.
"Kami bukan pesulap merah! di sini kami bukan pesulap yang bimsalabim mengerjakan selesai," ucapnya.
Bobby juga mengatakan pihaknya juga telah melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pengerjaan proyek infrastruktur di Medan.
"Jadi jangan kalian bilang, kita mengerjakan itu mengganggu ekonomi, tidak ada efek sama masyarakat, tidak ada sosialisasi, jangan," kata Bobby.
Tag
Berita Terkait
-
Ustaz Hanan Attaki Puji Bobby Nasution Beri Ruang UMKM di Ramadhan Fair
-
Bobby Nasution Bagikan 7 Menu Favoritnya di Bulan Ramadhan, Apa Saja Ya?
-
Cerita Direktur KPK Kena Pungli Lurah di Medan saat Urus Surat Kematian, Bobby Nasution Buka Suara
-
Nenek Usia 105 Tahun Ketakutan saat Didatangi Bobby Nasution
-
Bobby Nasution ke Babe Cabita: Mau Jadi Kepling Keknya, Asyik Ngumbang Aja Kerjaannya
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran
-
Apakah Benar Anak Dibawah 16 Tahun Tidak Boleh Main Medsos? Ini Penjelasannya
-
Lautan Manusia di Pangandaran: 250 Wisatawan Terpisah dari Keluarga hingga Teror Kehilangan Barang
-
Minyak Mahal, Pendidikan Terancam? Membaca Masa Depan Indonesia di Tengah Gejolak Energi Global
-
Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR
-
Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
-
Darah di Balik Botol Intisari: Cekcok 'Kurang Bayar' Berujung Maut di Lingkar Selatan Sukabumi
-
Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?
-
Maut Menjemput di Arus Balik Sukabumi: Gagal Menyalip, Nyawa Perempuan Melayang di Kolong Truk
-
Detik-detik Dramatis Evakuasi Toha Rosid, Buruh Ciamis yang Tersengat Listrik di Tumpukan Baja