- Tiket konser Westlife Jakarta ludes terjual 100%, Surabaya menyusul tipis.
- Emiten IRSX kantongi pendapatan puluhan miliar dari tiket dan sponsorship.
- Sukses konser Westlife jadi bukti kuatnya monetisasi baru ekosistem IRSX.
Suara.com - Emiten kecerdasan buatan (AI) dan media commerce PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) tancap gas di lini bisnis hiburan.
Melalui anak usahanya, FolagoPro, perseroan siap memboyong grup vokal legendaris asal Irlandia, Westlife, ke Surabaya pada 8 Februari 2026 dan Jakarta pada 10 Februari 2026.
Hasilnya pun fantastis. Manajemen mengungkapkan tiket konser Westlife di Jakarta telah ludes terjual alias sold out 100%. Sementara itu, sisa tiket untuk gelaran di Surabaya kini semakin menipis meski penjualan baru berjalan sekitar tiga minggu.
Direktur Utama IRSX, Subioto Jingga, menyebut fenomena ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan bukti nyata keberhasilan model monetisasi baru perusahaan. Dari rangkaian konser ini, IRSX diproyeksikan meraup pendapatan puluhan miliar rupiah.
"Respons pasar menunjukkan demand entertainment & experience masih sangat kuat. Bagi IRSX, ini bukan sekadar event, tetapi model monetisasi yang bisa berkembang menjadi recurring revenue melalui pipeline konser-konser berikutnya," ujar Subioto dalam keterangan tertulis, Kamis (5/2/2026).
Pundi-pundi rupiah perusahaan tidak hanya berasal dari penjualan tiket, tetapi juga sokongan sponsorship dari berbagai jenama besar lintas industri, mulai dari sektor skincare, fashion, FMCG, F&B, hingga perbankan.
Manajemen menilai, rekam jejak sold out ini bakal meningkatkan daya tawar (brand equity) perusahaan untuk menggaet artis internasional kelas dunia lainnya di masa mendatang. Keberhasilan ini juga membuktikan kemampuan eksekusi FolagoPro dalam membangun permintaan pasar dan menghasilkan arus kas riil.
Ke depan, IRSX berencana menjadikan momentum Westlife ini sebagai fondasi untuk mempercepat proyek-proyek lanjutan di ekosistem live entertainment yang lebih luas. Mengingat tingginya minat di Jakarta dan Surabaya, peluang ekspansi ke kota-kota lain pun terbuka lebar.
"Proyek Westlife menjadi milestone penting karena memperlihatkan kemampuan eksekusi Folago Pro. Keberhasilan ini diharapkan memperkuat kepercayaan sponsor dan meningkatkan peluang monetisasi di proyek berikutnya," tutup manajemen.
Baca Juga: Apa Itu 'Saham Gorengan'? Ramai Dibahas Imbas Kasus PIPA dan MINA
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
Terkini
-
Rupiah Amblas Imbas Moody's Kasih Rating Negatif ke Indonesia
-
Emas Antam Hari Ini Harganya Lebih Murah, Dipatok Rp 2,85 Juta/Gram
-
IHSG Langsung Ambruk di Bawah 8.000 Setelah Moody's Turunkan Outlook Rating
-
BEI Naikkan Batas Minimum Free Float Jadi 15 Persen Mulai Maret 2026
-
Smelter Nikel MMP Matangkan Sistem Jelang Operasi Penuh
-
Dorong Wisatawan Lokal, Desa Wisata Tebara Raup Rp1,4 Miliar
-
OJK Restrukturisasi Kredit 237 Ribu Korban Bencana Sumatera
-
Moodys Pertahankan Rating Indonesia di Baa2, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
-
OJK Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal
-
Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif