Suara Sumatera - Belum lama ini, ada seorang wanita yang bernama Alya Theresia Syarifuddin sebagai anak Mamah Dedeh. Bukan pengakuannya sebagai anak Mamah Dedeh yang bikin heboh namun juga pengakuan pindah agama ke kristiani.
Wanita bernama Alya Theresia diketahui berumur 43 tahun telah mengaku sebagai anak dari Mamah Dedeh yang dibesarkan dengan kenyakinan sebagai seorang muslimah.
Namun pilihan pindah agama tersebut berdasarkan pengakuan Alya karena mengikuti keyakinan kekasih hatinya.
Salah satu yang mengunggah video ini adalah akun Instagram @viral62com yang kemudian pun menyandingkan foto Mamah Dedeh dengan wanita tersebut.
Foto Mamah Dedeh disandingkan dengan sosok wanita yang tidak berhijab, yang disebut juga memiliki kemiripan.
Dia menyebutkan jika lahir dari keluarga yang berbeda daerah, yakni bapak betawi dan ibu Sunda. Bapak betawi tersebut disebut bernama Syarifuddin, dan ibu bernama Dedeh Rosidah, yang tidak lain Mamah Dedeh.
"Saya lahir dari keluarga campuran. Bapak orang Betawi bernama Syarifudin dan ibu Dedeh Rosidah alias Mamah Dedeh, orang Sunda," ungkap narator video seolah menirukan pengakuan Alya, dikutip pada Selasa (4/4/2023).
Bukan hanya pengakuannya sebagai seorang murtad, Alya juga disebut karena mengaku diusir sehingga pernah dipukuli karena keinginan pindah agama tersebut.
"Saya datang ke rumah di hari Lebaran, tapi saya diusir. Dibilang murtad," beber Alya, yang juga sempat menekankan keimanannya terhadap agama yang kini dianutnya.
Baca Juga: Blunder Jadi Pelaku Bullying, Amanda Zahra Minta Maaf
"Sekarang saya sudah menerima Yesus dalam kehidupan saya. Puji Tuhan tidak akan berubah sampai kapanpun juga," tuturnya menambahkan.
Keluarga Mamah Dedeh akhirnya memberi klarifikasi mengenai berita heboh tersebut. Putri Mamah Dedeh, Mia memastikan jika ia adalah anak Mamah Dedeh satu satunya.
Dengan kata lain, Mia tidak mempunyai saudara perempuan yang lantas bisa diasumsikan sebagai Alya Theresia.
"Kami nggak kenal. Iya hoaks, boleh dicek anak perempuan Mamah aku saja yang lain cowok," tutur Mia, seperti dikutip dari Herstory -- jaringan Suara.com.
Berita Terkait
-
Ceramah Mamah Dedeh Bahas Pindah Agama Singgung Cinta Viral, Karena Anak Murtad?
-
Keluarga Klarifikasi Kabar Anak Mamah Dedeh Pindah Agama: Itu Hoaks
-
Mamah Dedeh Hanya Senyum Usai Alya Theresia Ngaku Anak Kandung dan Diusir
-
Anak Mamah Dedeh Ngaku Keluar Islam, Sebut Iseng Baca Alkitab hingga Diusir Keluarga
-
Wanita Mengaku Anak Mamah Dedeh Sebut Diusir Karena Murtad, Bagaimana Hukum Islam Soal Anak Pindah Agama?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?