Suara Sumatera - Nikita Mirzani kembali menyerang Nindy Ayunda usai melaporkan teror di rumahnya beberapa hari lalu ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Nikita Mirzani menilai laporan yang dilayangkan Nindy Ayunda ke LPSK adalah bentuk playing victim. Karena itu Niki meminta Nindy berhenti bermain peran sebagai korban.
"Untuk Nindy Ayunda si tukang bohong dan suaminya (Dito Mahendra) juga si tukang tipu. Stop lah kamu playing victim dan bikin story seperti itu," ujar Nikita Mirzani dalam Instagram Story, Sabtu (8/4/2023).
Kekasih Antonio Dedola ini juga mengungkapkan bahwa kedatangan aparat TNI ke rumah Nindy Ayunda bukanlah bentuk teror melainkan mencari keberadaan Dito Mahendra.
Dito Mahendra dalam pencarian POM TNI AD karena adanya penemuan senjata api di rumah Dito dan plat kendaraan militer.
"Untuk bapak bapak TNI AD, dia tidak mungkin meneror kamu. Memang kamu siapa? Justru mereka itu mencari suamimu ada di mana karena dia ngumpet. Mungkin dia ngumpet di bawah silit kamu Nindy," ucap Nikita Mirzani.
Yang lebih nyesek, Nikita Mirzani menyebut bahwa sebenarnya Nindy Ayunda tidak memiliki rumah. Rumah yang ditempati kekasih Dito Mahendra adalah ngontrak.
"Jadi, lebih baik kamu calm down, tenangin diri, tarik napas, ikut yoga. Kamu mah jangankan diteror ya, kamu mah rumah aja enggak punya, ngontrak," ucap Nikita Mirzani.
Menurut Nikita Mirzani, Nindy Ayunda kini sedang mengalami kesulitan keuangan sampai harus membawa semua barang-barang berharga dari rumah mantan suaminya dulu.
Baca Juga: Ashanty Dicibir Terima Lina Mukherjee di Garasi Rumah, Ini 10 Adab Sambut Tamu Menurut Islam
Karena itu, Nikita Mirzani memandang tak cukup menguntungkan untuk meneror Nindy Ayunda.
"Segala itu benda-benda yang ada di rumah mantan suami lo, lo bawa-bawain semua. Cuma kolor mantan laki lo yang lo tinggal. Jadi, lo tuh enggak punya duit, jangan sok-sokan ya Nindy," ujar Nikita Mirzani.
Berita Terkait
-
Sentil Jefri Nichol Demo UU Ciptaker hingga Lempar Tikus ke DPR, Nikita Mirzani: Pelajari Dulu Sebelum Turun ke Jalan!
-
Kritik Keras Nikita Mirzani Lihat Jefri Nichol Lempar Tikus ke Gedung DPR: Kamu Tahu Nggak Apa Yang Didemoin
-
Duh! Nikita Mirzani Sebut Rahim Dewi Perssik Dikutuk Gegara Sering Aborsi, Netizen: Ngeri Banget Mulutnya
-
Geger! Nikita Mirzani Tuding Dewi Perssik Penyuka Sesama Jenis: Satu Rutan Pondok Bambu Tahu Semua
-
Nindy Ayunda Ngaku Diteror TNI, Nikita Mirzani: Lu Rumah Aja Enggak Punya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal
-
Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut
-
5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit
-
Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?
-
Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya
-
5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi