Suara Sumatera - Penderita diabetes disarankan untuk berolahraga setelah berbuka puasa selama bulan Ramadhan. Hal tersebut disampaikan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Edi Hidayat.
Menurut dr Edi Hidayat, hal tersebut dilakukan untuk mencegah dehidrasi maupun penurunan gula darah secara mendadak. Olahraga ringan juga bisa dilakukan pada pagi hari.
"Sebaiknya olahraga dilakukan setelah berbuka puasa. Hal ini untuk mencegah dehidrasi maupun penurunan gula darah secara mendadak," katanya dikutip dari Antara, Selasa (11/4/2023).
Dia menyampaikan bahwa olahraga secara teratur baik untuk kesehatan. Namun demikian, kegiatan olahraga tetap harus dilakukan sesuai dengan kondisi tubuh, utamanya bagi penderita diabetes.
Edi menyarankan pengukuran denyut jantung saat olahraga. Pengukuran denyut jantung bisa dilakukan dengan meletakkan telunjuk dan jari tengah pada pergelangan tangan sejajar dengan ibu jari.
"Kita bisa dengan mudah melakukan perhitungan denyut jantung maksimal saat olahraga," katanya.
Ia menambahkan, denyut jantung maksimal saat olahraga bisa dihitung menggunakan rumus: 220-umur x 80 persen.
"Misalnya umur Anda 40 tahun, maka 220 dikurangi 40 sama dengan 180, kemudian dikalikan 80 persen, sama dengan 144," katanya.
Dengan demikian, pada orang yang berusia 40 tahun, jika semasa olahraga denyut jantung menurut hitungan sudah mencapai 144 kali per menit maka harus beristirahat.
Baca Juga: Alasan Pekerja Mencoret Kaca Jendela dengan Tanda Centang di Rumah Baru
Selain berolahraga, Edi menyarankan pengaturan konsumsi air minum guna menghindari dehidrasi selama bulan puasa. Pengaturan minum bisa dilakukan dengan pola 2-4-2, yakni dua gelas saat sahur, empat gelas saat berbuka, dan dua gelas sebelum tidur. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga