/
Rabu, 19 April 2023 | 16:18 WIB
Aksi kekerasan santri ICBS Payakumbuh (Istimewa)

Suara Sumatera - Wakil Ketua DPR RI Komisi III, Ahmad Sahroni, mengunggah video aksi kekerasan santri Insan Cendekia Boarding School (ICBS) Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar). Video itu pun viral hingga mendapat beragam kritikan netizen.

Pihak Yayasan ICBS Payakumbuh pun mengklarifikasi video tersebut. Menurut Kepala Bagian Humas ICBS Payakumbuh, Soni Sandra, peristiwa kekerasan itu terjadi Maret 2022. Kasus ini juga telah diselesaikan secara damai dengan keluarga sesama santri. 

"Karena mereka jauh-jauh, domisili jauh, penyelesaian melalui telepon. Intinya, kedua orang tua antara anak ini berteman," ujar Soni, dikutip dari SuaraSumbar.id, Rabu (19/4/2023).

Pihak yayasan sebelumnya mengetahui kejadian ini setelah para santri di dalam video dinyatakan lulus. Kemudian dilakukan mediasi. 

"Kejadian sebelum acara perpisahan, malamnya. Lalu setelah itu, video itu diketahui setelah acara perpisahan, setelah anak ini pulang, lulus sekolah. Kami tahu Juni 2022," jelasnya. 

Ia menegaskan kasus ini tidak ada dipersoalkan kembali. Pasca peristiwa itu, pihak yayasan langsung melakukan evaluasi, terutama perihal pengawasan. 

"Kalau ini menyangkut masalah pengawasan tentunya ini yang diperlu ditingkatkan, dievaluasi. Kalau pembinanya kurang, pembinanya kami tambah lagi," kata dia.

Load More