Suara Sumatera - Wirda Mansur selaku keturunan pendakwah juga mendapat todongan pertanyaan kelompok NU atau Muhammadiyah. Mengingat terjadi perbedaan hari perayaan Idul Fitri antara kelompok NU dan Muhammadiyah kerap menjadi perbincangan hangat publik tiap tahun.
Untuk tahun 1444 Hijriyah, kelompok Muhammadiyah merayakannya pada hari Jumat (21/4/2023). Sementara itu, kelompok NU merayakan hari Lebaran pada Sabtu (22/4/2023) besok.
Sebagian kalangan netizen tampaknya penasaran ihwal waktu keluarga Yusuf Mansur merayakan hari Idul Fitri.
Wirda Mansur mengungkap, kelompok Mansuriyah tersebut didirikan oleh kakek buyutnya yang juga memiliki nama Mansur.
"Izin Allah, Guru Mansur adalah buyut gue, garis keturunan dari Papah. Makanya nama belakangnya ya Mansur," akunya.
Akan tetapi, anak sulung Yusuf Mansur tersebut memberikan jawaban menohok soal identitas kelompoknya.
"Banyak yang tanya, 'Wirda NU apa Muhammadiyah?'. Jawabannya gue Mansuriyah," aku Wirda Mansur sebelumnya.
Menurut Wirda Mansur, kelompok Mansuriyah memiliki kalender hisab tersendiri dari kelompok Muhammadiyah dan NU.
"Di kami, ada kalender sendiri untuk penanggalan tertentu. Namanya kalender hisab Al-Mansuriyah dan selama ini waktu puasa dan lebaran pasti selalu mengikuti acuan dari kalender buyut," tuturnya.
Baca Juga: Megawati Tunjuk Ganjar Capres 2024, Begini Respons Dewan Pembina Partai Gerindra
Wirda Mansur mengungkap, keluarganya berlebaran dan berpuasa mengikut kalender hisab kelompok Mansuriyah alih-alih NU atau Muhammadiyah.
"Sampe sekarang kalender hisabnya Al-Mansuriyah masih relevan dan digunakan banyak kalangan, terutama Betawians," ucapnya.
Melansir matamata.com-jaringan Suara.com, Wirda Mansur mengajak publik agar saling menghargai perbedaan lantaran semua kelompok memiliki metode tersendiri menentukan hari Lebaran.
"Tetep hargai perbedaan, dan semuanya benar," ucapnya, ditilik dari akun Instagram @wirda_mansur pada Jumat (21/4/2023).
Berita Terkait
-
Adu Harta Hary Tanoe vs Yusuf Mansur: Ketum dan Waketum Perindo, Tajir Mana?
-
Cek Fakta: Innalilahi, Jenazah Ustadz Yusuf Mansur Dimakamkan Setelah Ashar, UAS Melayat
-
Jadi Waketum Perindo, Ingat Lagi 'Gebrakan' Kontroversial Yusuf Mansur
-
Innalillahi, Benarkah Ustaz Yusuf Mansur Meninggal Dunia Karena Kecelakaan di Jalan Tol? Faktanya Ini
-
Innalillahi Ustaz Yusuf Mansur Kecelakaan di Tol, Begini Kondisinya!
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Bus Trans Sulsel Mulai Berbayar: Ini Daftar Rute, Harga, dan Lokasi Verifikasi Tarif Khusus
-
Harga Samsung Galaxy A37 di Indonesia Tembus Rp7 Juta, Lawan Deretan HP Spek Gahar
-
Lagu AI Mengatasnamakan Dirinya Beredar di Medsos, Rhoma Irama Beri Peringatan: Hentikan Ini!
-
Novel Titipan Kilat Penyihir: Kisah Penyihir Muda yang Mencari Jati Diri
-
Amsal Sitepu Divonis Bebas, Anggota DPR Desak Jaksa Diberi Sanksi Akibat Dakwaan Gagal
-
Fenomena Popcorn Brain, Efek Samping Doomscrolling yang Membahayakan Otak
-
Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS: Apakah Ini Saatnya Panik atau Investasi?
-
Jakarta 'Dikepung' Sampah, Pramono Anung: Sebentar Lagi Terselesaikan
-
Surat Keterangan Pendidikan Gibran Digugat, Subhan Palal Sebut Tidak Sah dan Harus Batal Demi Hukum
-
Cara Dapat Gratis Ongkir Tanpa Minimum Belanja April 2026, Ini Trik Terbaru yang Banyak Dicari