Suara Sumatera - Viral video yang menunjukkan ratusan kilogram cabat rawit berserakan di selokan. Disebut-sebut cabai itu dibuang karena harganya anjlok di pasaran.
"Kalau ikan yang di Parit udah biasa ini, ini yang luar biasa cabai di parit," kata salah seorang pria dalam video, dikutip dari akun Instagram @terang_media, Selasa (9/5/2023).
"Akibat cabai tidak laku lagi, ha ratusan kilo," sambung pria itu.
Dalam narasinya disebut cabai itu terpaksa dibuang ke parit karena harganya anjlok hingga Rp 5 ribu per kilo. Belum diketahui pasti di mana lokasi ratusan kilogram cabai ini dibuang.
Video ini pun ramai mendapatkan komentar dari warganet yang menyayangkan ratusan kilo cabai ini dibuang ke parit.
"Lebih manfaat di bagikan untuk yang membutuhkan," kata warganet.
"Kan lebih baik di bagi" in orang sekitar toh Wak,bisa bermanfaat bagi sesama, hitung-hitung sedekah,kalo gitukan mubazir," ucap warganet.
"Padahal disedekahkan jauh lebih bermanfaat," kata warganet.
Baca Juga: 27 Adegan Diperagakan dalam Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Ken Admiral, Ini Peran AKBP Achiruddin
Berita Terkait
-
Heboh Sekolah Dijual di Pekanbaru, Menteri Nadiem Makarim Kena Colek
-
Polisi Cuma Beri Sanksi ke WNA Arab Yang Halangi Ambulans di Bogor
-
Belajar dari Kasus Joki Tahun Lalu yang Viral, Pemeriksaan Peserta Ujian Tulis di UPNVY Dilakukan Berlapis
-
Viral Sea Games 2023 Gelap-gelapan Saat Pengalungan Medali, Sampai Pakai Sorot Lampu Mobil
-
Tuai Sorotan, Podium SEA Games 2023 Kamboja Terlihat Gelap Gegara Cuma Diterangi Lampu Mobil
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta