Suara Sumatera - Video yang menunjukkan proses penertiban kantor Pemuda Pancasila oleh Satpol PP Medan yang merenggut satu korban jiwa beredar di media sosial.
Video penertiban bangunan yang berujung maut ini direkam oleh salah seorang warga sekitar lewat kamera, kemudian diunggah oleh akun Instagram @memomedsos.
Dalam video terlihat sejumlah orang ramai berkumpul di seputar bangunan diduga untuk menyampaikan protes terhadap proses penertiban bangunan yang dilakukan petugas Satpol PP Medan.
Meski ada yang protes, petugas Satpol PP tetap melalukan proses penertiban. Terlihat satu unit alat berat meringsek masuk membongkar bangunan untuk dirobohkan.
Ironisnya, saat pembongkaran terjadi masih ada beberapa orang berada di dalam kantor Pemuda Pancasila. Sontak saja, begitu material roboh menimpa korban, membuat perekam video berteriak histeris.
"Ha Allahu Akbar, betul kubilang kan kejadian," teriak salah seorang wanita dalam video.
Wanita ini pun menyayangkan tindakan dari Satpol PP Medan yang membongkar bangunan dari bagian bawah.
"Kubilang apa kenak orang kan, dah kubilang apa, orang bawah dulu yang dihancurin apa gak ketimpa yang di bawah," tukasnya.
Dalam narasinya disebut pembongkaran bangunan ini terjadi di kawasan Medan Belawan. Sebelum meninggal, korban Dedi yang disebut anggota pemuda pancasila masuk ke dalam untuk menyelamatkan inventaris kantor.
Baca Juga: Ogah Terpancing, Inara Rusli Tak Akan Beberkan Bukti Perzinaan Virgoun dan Tenri Anisa
Begitu video ini beredar di media sosial ramai warganet yang memberikan komentar terkait dengan peristiwa penertiban kantor Pemuda Pancasila yang berujung maut.
"Sebagai perwakilan gerakan netizen barbar disini kami sampaikan bahwa kami tidak akan ikut campur atau membela salah satu diantara mereka karena kami tidak peduli, kami persatuan netizen barbar hanya membela kaum-kaum lemah dari manusia sombong, sekian terima gajih," tulis warganet.
"Seru nih kita jadi penonton aja gess bingung mau mihak kemana," ujar warganet.
"Bodo amat,,keduanya memang tak diharapkan, cuma jadi tontonan asyik aja sih," cetus warganet.
Sementara itu, Kapolsek Belawan Kompol Herman Limbong membenarkan kejadian tersebut.
"Iya satu orang meninggal saat pembongkaran. Untuk saat ini kita belum menerima laporan dari korban," katanya.
Berita Terkait
-
Heboh Video Kepala Rutan Kelas II A Pontianak Tampar Petugas Lapas, Ini Kronologinya
-
CEO Paling Kece! Beri Pinjaman Tanpa Bunga untuk Karyawan Nonton Konser Coldplay
-
Kocak! Dilantunkan Morutal Paket Speaker, Kurir Ini Kebingungan Cara Matikan Suaranya
-
Heboh Bos Perusahaan Beri Pinjaman untuk Karyawan yang Ingin Nonton Coldplay Tanpa Bunga
-
Viral Sultan Bojong Koneng Berangkatkan Umrah Warga 2 RT, Momen Keberangkatannya Bikin Heboh
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
Terkini
-
Amnesty Bongkar Dugaan Operasi Sistematis Israel Hapus Jejak Palestina di Tepi Barat
-
Manchester United Resmi Lepas Jadon Sancho, Casemiro, dan Tyrell Malacia
-
Olahraga Pagi dan Kesehatan Mental: Kebutuhan atau Sekadar Tren?
-
Rekam Jejak Said Iqbal, Sang Tokoh Buruh yang Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden
-
Handbody Apa yang Mengandung Kolagen? Ini 5 Pilihan Murah yang Dapat Review Bagus
-
5 Skincare Andalan Asha Assuncao "Terikat Janji" untuk Kulit Sensitif dan Berjerawat
-
Deretan Artis yang Benar-Benar Jadi Bos Perusahaan, Status CEO Giorgio Antonio Diolok-olok
-
Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung
-
47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Juni 2026: Bocoran Pemain OVR 120 dan Klaim Koin Jutaan
-
Cegah Perjudian! Kapolri Aktifkan Satgas Antimafia Bola Jelang Piala Dunia 2026