News / Nasional
Rabu, 10 Juni 2026 | 19:14 WIB
Warga melakukan juggling saat mengikuti kegiatan Bola Gembira Piala Dunia 2026 di SPORT Jabar Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Minggu (7/6/2026). [ANTARA FOTO/Novrian Arbi/nz]
Baca 10 detik
  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaktifkan kembali Satgas Antimafia Bola pada Rabu, 10 Juni 2026 di Mabes Polri.
  • Langkah tersebut bertujuan mengantisipasi praktik perjudian serta aktivitas ilegal selama penyelenggaraan ajang Piala Dunia 2026 berlangsung nanti.
  • Polri mendukung kegiatan nonton bareng untuk menghibur masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi bagi pelaku UMKM di daerah.

Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan mengaktifkan kembali Satgas Antimafia Bola menjelang penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi praktik perjudian dan berbagai pelanggaran yang berpotensi meningkat selama turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut berlangsung.

“Beberapa waktu yang lalu kita kan pernah membentuk satgas antimafia bola. Jadi tentunya satgas ini akan kita hidupkan kembali,” kata Sigit di Mabes Polri, Rabu (10/6/2026).

Menurut Sigit, Piala Dunia seharusnya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat dan tidak dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk kepentingan perjudian maupun aktivitas ilegal lainnya.

“Jangan sampai nanti terkait dengan masalah hiburan Piala Dunia ini kemudian dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tertentu yang kemudian untuk melakukan pelanggaran,” ujarnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan mengaktifkan kembali Satgas Anti-Mafia Bola menjelang penyelenggaraan Piala Dunia 2026. [Suara.com/Faqih]

Dalam kesempatan itu, Sigit juga menyambut baik rencana TVRI selaku pemegang hak siar Piala Dunia 2026 yang akan menggelar nonton bareng di berbagai daerah, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga Polsek.

Ia menilai kegiatan tersebut dapat menjadi hiburan masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Diharapkan, kata dia, momentum Piala Dunia tidak hanya dinikmati sebagai tontonan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Diharapkan sepak bola bisa menjadi hiburan masyarakat, hiburan rakyat, sekaligus juga membantu menghidupkan ekonomi daerah dari sisi UMKM tingkat daerah,” kata Sigit.

Baca Juga: Kapolri Listyo soal UU Baru Polri: Presiden Ingin Polri Terlibat di Hal-hal Kepentingan Nasional

Polri, lanjutnya, siap mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk dalam aspek perizinan dan pengamanan.

“Tentunya kerja sama ini juga menjadi hal yang sangat baik buat institusi Polri, khususnya menjelang Hari Bhayangkara,” tandasnya.

Load More