Suara Sumatera - Denny Cagur dan istri, Shanty, menjadi korban berita bohong alias hoaks yang disebarkan akun Youtube We Love Prncess.
Dalam videonya, akun Youtube tersebut memberitakan tentang perceraian Denny Cagur dan Teh Shanty.
"Resmi bercerai, Teh Shanty ajak anaknya kabur tinggalin Denny Cagur. Teh Shanty gugat cerai suaminya Denny Cagur," begitu bunyi narasi video unggahan akun We Love Princess.
Denny Cagur membagikan tangkapan layar klarifikasi dari pemilik akun We Love Princess. Pemilik akun mengaku hanya iseng membuat konten Denny Cagur cerai dengan istri.
"Mohon maaf Kang Denny dan Teh Shanty karena adanya video yang tidak benar yang kami upload tentang perceraian Kang Denny dan Teh Shanty, di sini kami klarifikasi video tersebut tidak benar," kata si pengunggah video itu.
"Tujuan kami tidak ada hanya iseng aja lantaran kalau upload yang seperti itu bisa banyak viewer, kami juga heran video tersebut tiba-tiba meledak. Sekarang videonya sudah kami hapus dan tidak akan upload video Kang Denny dan Teh Shanty lagi. Sekali lagi kami mohon maaf," tandasnya.
Denny Cagur mengaku awalnya enggan menggubris berita hoax tentang keluarganya. Namun ternyata dia ditanya-tanya oleh kerabat tentang kebenaran berita itu. Alhasil, dia langsung klarifikasi di Instagram.
"Tadinya kita memilih untuk tidak menanggapi karena berfikir berita HOAX ini akan hilang dengan sendirinya seperti berita-berita HOAX lainnya. Tapi disayangkan berita HOAX ini malah semakin membesar dan malah banyak yang percaya," tulis Denny Cagur di Instagram pada Minggu (21/5/2023).
"Sampe banyak teman dan kerabat menghubungi kita juga terlihat dari komen-komen di postingannya banyak yang percaya sama berita HOAX ini. Melihat ini saya merasa harus membuat klarifikasi bahwa berita ini sama sekali TIDAK BENAR alias HOAX!" tegasnya.
Baca Juga: Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Tokoh Kepemimpinan Kearsipan
Denny Cagur juga menegaskan bahwa rumah tangganya dengan Shanty Denny sekarang baik-baik saja. Mereka masih saling mencintai dan sama sekali tidak bermasalah seperti gosip yang beredar.
Berita Terkait
-
Walau Sering Menjelekkan Inara Rusli, Eva Manurung Berharap Virgoun Kembali Rukun
-
CEK FAKTA: Arya Saloka Umumkan Sudah Resmi Cerai, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Penuh Haru, Ferdy Sambo Dimakamkan di Tempat Pahlawan Nasional, Benarkah?
-
Penyebar Berita Hoaks Perceraian Denny Cagur Minta Maaf: Kami Hanya Iseng
-
Inul Daratista Komentar soal Fenomena Kawin Cerai: Jangan Cuma Demi Nafsu!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan