Suara Sumatera - Ketengangan antara Luhut Binsar Panjaitan dan Andian Napitupulu diakui pernah terjadi. Antara Andian dan Luhut pernah mengalami ketegangan yang kemudian diungkap oleh Panda Nababn.
Dalam pengakuannya politikus senior PDIP Panda Nababan mengungkapkan jika ada suatu momen di mana Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan dengan anggota DPR dari PDI Perjuangan Adian Napitupulu bertemu lalu bertegang.
Adian pun membenarkan hal tersebut dengan mengungkapkan apa yang disampaikan Panda Nababan memang benar adanya.
"Dulu kan intensitas bertemu Presiden Jokowi kan 3 bulan, kita bahas masalah tanah rakyat, tahanan politik Papua, harta Cendana. Nah Luhut menganggap jangan membawa masalah buat presiden," kata Adian dikutip dari Total Politik,
"Lalu gw tanya Bang Luhut, lalu saya harus bawa apa? Bawa perempuan? Bawa uang?. Gw milih presiden Jokowi karena saya percaya dia mampu menyelesaikan masalah," jawab Adian.
Setelah itu, reaksi Luhut ternyata marah dan menggertak Adian.
"Mungkin dia marah dan bertengkar, dan memang orangnya begitu, saya kan gak bisa digertak-gertak seperti itu," jawab Adian.
Terjadilah keributan adu mulut itu dilerai oleh Panda Nababan.
"Sampai Bang Panda mukul meja dua kali, dia bilang 'kita ini bertiga Batak, gak bisa bicara baik-baik'. Tapi saya akui, Bang Luhut itu hormat ke Bang Panda, ya lebih pada debat kusir dengan intonasi yang tinggi aja sih," jelas Adian.
Baca Juga: CEK FAKTA: Terungkap! Anies Baswedan Sengaja Dijegal atas Perintah Jokowi, Benarkah?
Peristiwa keributan itu terjadi sekitar setahun lalu di masa pandemi COVID-19 di lantai 5 Hotel Grand Hyatt area kolam renang.
Panda Nababan mengatakan, saat itu Luhut yang baru pulang dari China mengundang Adian Napitupulu membicarakan masalah pembebasan tanah bekas aset Cendana di daerah Bogor.
Kala itu Adian menganggap Menteri Pertanahan Sofyan Djalil tidak tegas dalam masalah pembebasan lahan milik keluarga Cendana itu. Adian lalu meminta Luhut untuk menegur Sofyan Djalil.
Luhut kemudian mengundang Adian Napitupulu untuk membicarakan masalah tersebut. Luhut lalu mengajak Panda untuk menemaninya saat pertemuan di Hotel Grand Hyatt tersebut.
Datanglah Panda dan Adian menemui Luhut di hotel bintang lima tersebut.
Luhut tiba-tiba meminta agar Panda dan Adian jangan memberi pikiran berat ke Presiden Jokowi yang menimbulkan persoalan.
Adian merespons dengan mengatakan dirinya tidak pernah memberikan persoalan kepada Presiden Jokowi.
Luhut tetap ngotot agar Adian dan Panda jangan memberi masalah ke Jokowi karena itu menyusahkan Presiden. Luhut mengaku tak senang. Tak hanya itu, Luhut juga meminta kepada Panda dan Adian agar jangan memanggil Jokowi dengan sebutan mas dan lainnya.
"Saya aja ke Presiden tuh saya panggil Pak Presiden, kalau kalian kan seenak kalian, mas mas lah apa lah," kata Luhut.
"Kau dengar dong, aku ngomong kau kunasehati," kata Luhut saat itu.
Adian meminta Luhut tidak perlu menasehatinya.
Mendengar perkataan Adian, Luhut emosi hingga mengeluarkan kata bernada ancaman ke aktivis 98 tersebut.
"Kamu jangan ngelawan-lawan aku ya aku uda biasa ngabisin orang," kata Luhut.
"Memang kenapa rupanya? Mau habisi aku? Aku juga biasa diancam dengan kematian," balas Adian.
Panda pun berupaya menjadi penengah dengan meminta Luhut dan Adian tidak usah ribut-ribut.
"Jangan mentang-mentang berkuasa loh, ga pernah presiden komplain kita," kata Adian menimpali.
Panda mengatakan, Adian Napitupulu saat itu berani melawan dan membantah Luhut. Walau diancam, Adian tetap melawan.
"Jangan kau lawan-lawan aku, aku udah bisa habisi orang," kata Luhut.
"Ya habisilah, memangnya aku takut?" sergah Adian Napitupulu.
Berita Terkait
-
Momen Luhut Panjaitan Bersetegang Dengan Prabowo Subianto, Turunkan Telunjuk Mengarah ke Wajah Jenderalnya
-
Relawan Gibran Dukung Prabowo, Adian Napitupulu Yakin Lubuk Hati Jokowi Memilih Ganjar
-
Yakin Jokowi Tetap akan Dukung Ganjar Pranowo, Adian Napitupulu: Pasti Satu Nafas Sebagai Kader Partai
-
Adian Napitupulu PDIP soal Elektabilitas Capres: Ganjar Lompat, Anies Tidak Bergerak
-
Anies Baswedan Kritik Subsidi Mobil Listrik, Luhut Binsar Panjaitan: Suruh Dia Datang ke Saya
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Padang Pariaman Gelar Pacu Kudo Usai Lebaran Idul Fitri 2026, Ini Lokasinya
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Sering Impulsif Saat Ramadan? Psikolog Sarankan Jeda Sebelum Bereaksi
-
180 Derajat dengan Tasya Farasya, Sikap Tasyi Athasyia Jadi Target 'Halo Kakak Spill Skincare'
-
Hyundai Stargazer Cartenz Vs Kia Carens Mending Mana? Ini Perbandingannya
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Tren Beauty TikTok 2026: Dari Produk Viral ke Brand yang Bertahan
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
Vilmei Nangis Akun TikTok 68 Juta Followers Diblokir Permanen, Kerugian Capai Miliaran?