Suara Sumatera - Menkopolhukam Mahfud MD menanggapi soal penyataan Denny Indrayana yang menyebut Anies Baswedan bakal menjadi tersangka. Mahfud mengaku tidak mengetahui hal itu.
"Saya tidak tahu," kata Mahfud MD melansir Antara, Kamis (22/3/2023).
Menurut Mahfud, biasanya Denny Indrayana memiliki sumber yang katanya kredibel terkait kabar tersebut.
"Dia kan biasanya punya sumber yang katanya kredibel, mungkin. Saya enggak punya sumber untuk menanggapi itu," ujarnya.
Sebelumnya, Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana menyebut Anies Baswedan akan segera menjadi tersangka dugaan korupsi oleh KPK.
"Kabar itu sudah menjadi informasi yang beredar di banyak kesempatan," cuitnya di Twitter, dikutip Rabu (21/6/2023).
Denny mengaku banyak yang sudah menyatakannya. Seperti Feri Amsari, Zainal Arifin Mochtar dalam beberapa podcast sudah menyatakan, pentersangkaan adalah salah satu skenario pamungkas Istana untuk menjegal Anies Baswedan menjadi kontestan dalam Pilpres 2024.
"Setelah KPK 19 kali ekspose, ini pemecah rekor, seorang anggota DPR menyampaikan, Anies segera ditersangkakan. Semua komisioner sudah sepakat. Makin terbaca, kenapa masa jabatan para pimpinan KPK diperpanjang MK satu tahun. Untuk menyelesaikan tugas memukul lawan-oposisi, dan merangkul kawan-koalisi, sesuai pesanan kuasa status quo," ucapnya.
Dirinay mengaku tidak terkejut bila nantinya KPK menetapkan status tersangka terhadap Anies. Ia menduga hal ini menjadi rencana dalam upaya meneruskan kekuasaan Jokowi.
Baca Juga: Koleksi Mainan Mahalnya Disorot Andre Taulany, Antonius Soedjono Bilang Begini
Sementara itu, Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri menyatakan bahwa dugaan korupsi Formula E masih dalam proses penyelidikan.
"Sejauh ini masih tahapan penyelidikan," katanya.
Ali menyatakan tidak ingin menanggapi pernyataan yang bersifat asumsi saja.
"Kami tak akan tanggapi pernyataan yang berbasis asumsi dan persepsi. Sekalipun kami hargai itu sebagai suatu hak kebebasan berpendapat," ujarnya.
Selain itu, kata Ali, KPK menegaskan bakal tetap bekerja tegak lurus.
"Kami penegak hukum, tetap bekerja tegak lurus dan tak terpengaruh pernyataan dan intervensi politis dari pihak yang terlibat dalam pertarungan politik diluar KPK," katanya.
Berita Terkait
-
Pj Gubernur DKI Jakarta Ganti Nama Program Rumah DP 0 Rupiah Warisan Anies, Ini Alasannya
-
Anies Baswedan Sudah Kantongi Nama Cawapres, Siap Diumumkan Setelah Pulang Ibadah Haji
-
CEK FAKTA: Putri Ariani Mendadak Dukung Anies Baswedan di Hadapan Ribuan Penonton
-
Tim 8 Bilang Begini soal Ucapan Denny Indrayana Sebut Potensi Anies Baswedan Jadi Tersangka
-
Denny Indrayana 'Bocorkan' 9 Strategi Jokowi Jelang Pemilu, Jegal Anies Salah Satunya?
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
4 Bintang Persija Jakarta Kembali Usai Bela Timnas Indonesia Kini Siap Tempur Lawan Bhayangkara FC
-
Dompet Tertinggal? Tenang, Begini Cara Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu ATM
-
Edho Zell Bercanda soal Kematian, Langsung Diperingatkan: Nggak Lucu Ah
-
5 Motor Listrik dengan Desain ala Vespa: Harga 10 Jutaan, Parasnya Kelewat Menawan
-
Nasabah Setia Bank Sumsel Babel Lubuklinggau Dapat Kejutan Mobil Toyota Rush
-
Apa Itu Hacker Selapan? Sosok di Balik Kasus Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Bupati Bogor: Tidak Ada Ruang Bagi Narkoba, Sikat Hingga ke Akar!
-
Siswa Terima MBG Fresh 5 Hari, Sementara 3B dan Daerah 3T Dapat Menu Kering
-
1.256 SPPG di Indonesia Timur Disuspend, Tak Daftar SLHS dan Tanpa IPAL