Suara Sumatera - Aksi begal dan geng motor kian marak di Kota Medan. Para pelaku tidak segan-segan melukai korban merampas harta benda hingga merenggut jiwa.
Hal ini menunjukkan bahwa Medan sedang tidak baik-baik saja. Kepolisian diminta untuk menindak lebih tegas para pelaku.
Demikian dikatakan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menghadiri konfrensi pers di Polrestabes Medan, Kamis (22/6/2023).
"Ini menjadi tanda yang tidak baik buat Medan. Kenapa? karena kasus sebanyak ini, Medan dalam tindak kekerasan ini kurang baik-baik saja," kata Bobby.
Guna mengantisipasi maraknya kejahatan jalanan ini, Bobby mengatakan perlu tindakan tegas dari polisi.
"Memang harus dilakukan tindakan tegas, karena korban sampai meninggal. Kita harapkan tindakan-tindakan tegas ini terus kita lakukan," ujarnya.
Bobby menyamapaikan bahwa Pemkot Medan mendukung adanya rencana penyekatan di sejumlah titik rawan untuk mencegah masuknya geng motor yang berbuat onar di Medan.
"Selain patroli, kita akan melakukan penyekatan tapi bukan untuk masyarakat umum. Penyekatan di beberapa titik yang tidak boleh dilewati seperti kerumunan bermotor," ungkap Bobby.
Bobby juga merasa miris karena para pelaku kejahatan ini rata-rata berada di usia produktif.
Baca Juga: Resep Bumbu Kecap Sate Kambing untuk Hidangan Idul Adha
"Ini yang paling tua umur 29 tahun, ini artinya usia-usia tersangka ini usia produktif," cetusnya.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda mengklaim akan menindak tegas pelaku kejahatan.
Pihaknya juga bakal meningkatkan patroli dan penyekatan di pintu-pintu masuknya geng motor dan pelaku tindak kejahatan.
"Terkait maraknya begal, geng motor dan tawuran di wilayah hukum Polrestabes Medan upaya yang sudah dilakukan akan kita tingkatkan lagi," jelasnya.
Sementara Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, salah satu pelaku berinisial A terpaksa diamputasi lantaran kakinya ditembak.
A merupakan pelaku begal yang menewaskan Insanul Anshori Hasibuan, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).
"Diamputasi, karena mereka melakukan perlawanan kita tegas," katanya.
Polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku begal lainnya yang belum tertangkap.
Berita Terkait
-
Marak Gemot-Begal hingga Merenggut Jiwa di Medan, Bobby Nasution: Ini Jadi Tanda yang Tidak Baik
-
Pelaku Begal Tewaskan Mahasiswa UMSU Ditangkap, Ini Tampangnya
-
Pelaku Begal yang Tewaskan Mahasiswa UMSU Medan Ditangkap
-
Ngeri! Mahasiswa UMSU Tewas Dibegal saat Beli Makanan
-
Mahasiswa UMSU Tewas Dibegal di Jalan Mustafa Medan, Ini Penuturan Warga
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mas Bahlil Ganteng itu Siapa? Viral Lagu MBG di TikTok
-
SeaBank Raup Laba Bersih Rp 375,6 Miliar di Q1 2026, Melonjak 288%
-
IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 6.200, Saham TPIA Bangkit
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
-
The Paper Magician: Ketika Kertas Menjadi Sihir yang Mematikan
-
Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik Khusus Warga Pekanbaru
-
Hari Lansia Nasional 2026: Pemerintah Hadirkan Layanan Gratis untuk Lansia
-
Hukum Puasa Arafah di Idul Adha 2026 dan Keutamaannya
-
LG Bawa Tren Housewarming Ala Korea ke Indonesia, Pamer Teknologi AI Rumah Tangga Super Canggih
-
Deliana Siahaan Meninggal, Karakternya di Dunia Akting Selalu Membekas di Hati Penonton